INILAH.COM, Jakarta - Saham PT Tirta Mahakam Resources Tbk (TIRT) menjadi saham teraktif mencapai 23.067 kali transaksi dengan volume 235,4 juta saham senilai Rp22,1 miliar.
Demikian mengutip dana BEI, Selasa (19/6/2012). IHSG berakhir menguat 20,7 poin atau 0,5% menjadi 3.8880,82. Investor asing terpantau dalam posisi net sell Rp48,4 miliar. Volume perdagangan mencapai 3,07 miliar saham senilai Rp2,9 triliun.
Saham BAJA mencapai 8.483 kali transaksi dengan volume 21,5 juta saham senilai Rp6,6 miliar di urutan kedua. Saham UNSP menjadi urutan ketiga mencapai 2.759 kali transaksi dengan volume 309,6 juta saham senilai Rp49,6 miliar. Urutan keempat saham TMPI mencapai 2.625 kali dengan volume 34,5 juta saham senilai Rp5,8 miliar.
Sementara saham UNTR mencapai 2.538 kali dengan volume 10,2 juta saham senilai Rp227,06 miliar di urutan kelima. Untuk urutan keenam saham BUMI mencapai 2.257 kali dengan volume 67,3 juta saham senilai Rp72,5 miliar. Urutan ketujuh saham KLBF mencapai 2.145 kali dengan volume 20,6 juta saham senilai Rp79,5 miliar.
Delapan, saham BMTR mencapai 2.030 kali dengan volume 49,2 juta saham senilai Rp72,1 miliar. Uturan kesembilan saham BHIT mencapai 1.980 kali dengan volume 62,5 juta saham senilai Rp25,6 miliar. Sepuluh, saham MNCN mencapai 1.878 kali dengan volume 22,9 juta saham senilai Rp46,8 miliar.
Jakarta (ANTARA) - Menteri Luar Negeri (Menlu), Marty Natalegawa, menolak menyebut langkah kebijakan kerja sama perdagangan Indonesia sebagai penyebab kebangkrutan para peternak sapi di Australia terutama bagian utara. "Terlalu jauh untuk mengatakan bahwa Indonesia sudah membuat peternak sapi Australia bangkrut," kata Marty di kantornya di Jakarta, Jumat. Menurut Marty, pendekatan kerja sama ekonomi sudah prinsip dasarnya adalah saling menguntungkan supaya bisa bertahan lama. ...


