Washington (AFP/ANTARA) - Amerika Serikat pada Kamis menyalahkan pengunduran diri utusan perdamaian PBB, Kofi Annan pada penolakan Rusia dan China untuk mendukung resolusiyang menargetkan Presiden Suriah, Bashar al-Assad.
Juru bicara Gedung Putih, Jay Carney, berbicara ketika berada di pesawat Air Force One, mengatakan bahwa pengunduran diri Annan juga menggarisbawahi penolakan rezim Assad untuk menghentikan serangan mematikan terhadap rakyatnya sendiri.
"Pengunduran diri Annan menyoroti keengganan Rusia dan China di Dewan Keamanan PBB untuk mendukung resolusi atas Assad yang seharusnya membuat dia bertanggung jawab atas semua pertikaian di Suriah," kata Carney.
Carney juga mengatakan bahwa Obama menghargai kemauan mantan sekretaris umum PBB itu untuk mengabdi sebagai utusan untuk Suriah dan atas usahanya untuk mewujudkan transisi damai di tengah pertempuran sengit antara pasukan Assad dan pemberontak.
Annan mengatakan ia mengundurkan diri sebagai utusan PBB-Uni Liga Arab untuk Suriah pada Kamis karena kurangnya dukungan dan meningkatnya militerisasi konflik tersebut.
"Saya tidak mendapatkan semua dukungan yang diperlukan untuk rencana tersebut," kata Annan dalam jumpa pers yang digelar mendadak di Jenewa.
Dia menambahkan bahwa " aksi saling tunjuk dan menyalahkan " dalam Dewan Keamanan PBB telah menghalangi usahanya untuk menerapkan rencana perdamaian enam poin darinya.
Rusia dan China tiga kali menghalangi sanksi terhadap Suriah, yang memicu kemarahan dari Amerika Serikat dan sekutunya. (yg/ik)


