MERDEKA.COM, Sambut Natal dan Tahun Baru, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop VIII Surabaya 1.548 unit armada kereta. Hal ini untuk mengantisipasi lonjakan penumpang yang diperkirakan terjadi hari ini hingga 1 Januari 2013 mendatang.
PT KAI Daop VIII menetapkan jadwal masa angkutan Natal dan Tahun Baru 2013 selama 18 hari. Jadwal itu terhitung sejak 20 Desember hingga 6 Januari 2013.
“Puncak angkutan Natal dan Tahun Baru 2013 terjadi pada 22 Desember hingga 1 Januari 2013. Skenario operasinya yakni memenuhi rangkaian KA reguler sesuai dengan stamformasi grafik perjalanan KA 2011,” terang Kepala Sumarsono saat dihubungi di Surabaya, Sabtu (22/12).
Selain itu, lanjut dia, PT KAI juga menyiapkan beberapa tahapan dimulai dari maksimalisasi stamformasi KA reguler sampai batas daya tarik lokomotif dan menjalankan KA tambahan tertentu sesuai kebutuhan. Sedangkan untuk kereta sendiri, PT KAI menyiapkan 74 rangkaian kereta reguler.
“Rinciannya, 17 unit untuk jenis kereta komersial, sembilan unit jenis kereta ekonomi jarak menengah dan jauh serta 48 unit untuk ekonomi lokal dan komuter. Sehingga total keseluruhan ada 74 unit.” ucap Sumarsono.
Sementara itu, dia menambahkan, volume jumlah penumpang yang terjadi di tahun ini diperkirakan mengalami lonjakan mencapai 113 persen. “Untuk tahun lalu, lonjakan arus penumpang mencapai sekitar 84 persen saja.” terang Sumarsono.
Untuk mengantisipasi lonjakan itu, PT KAI juga akan menyiapkan 277 unit armada lokomotif, yang meliputi 257 lokomotif dinas dan 20 unit lokomotif cadangan. Sedangkan armada kereta yang disiapkan berjumlah 1.548 unit.
Tidak hanya itu, PT KAI juga menyiapkan alat material untuk siaga (AMUS) pada titik-titik yang dianggap rawan bencana seperti banjir dan longsor serta mengadakan pemeriksaan ekstra seluruh jalur KA serta perondaaan di lintasan KA pada waktu-waktu rawan.
“Selain itu, PT KAI juga bekerjasama dengan instansi terkait seperti Pemda dan aparat keamanan demi keselamatan penumpang di perlintasan-perlintasan sebidang,” pungkas Sumarsono.
Penghargaan buat SBY
- Komnas HAM: Toleransi Beragama Indonesia MemburukTempo - 5 jam yang lalu
- Anisa Wahid: Masa SBY, Intoleran Lebih Leluasa Tempo - 7 jam yang lalu
- Adnan Buyung: Dipo Alam Lancang!Tempo - 7 jam yang lalu
- Penegakan HAM Buruk, Politikus Salahkan PemerintahTempo - Kam, 23 Mei 2013
- Imam AS akan Berkunjung ke AuschwitzAntara - Rab, 22 Mei 2013
- Award untuk SBY bertolak belakang dengan laporan Deplu ASMerdeka.com - Sel, 21 Mei 2013
- Walubi: Perlakukan Islam Sama dengan Umat LainAntara - Jum, 17 Mei 2013
- Rusia Mau Belajar Hukum Islam dari Indonesia Tempo - Sel, 14 Mei 2013
- 'Harusnya SBY malu terima penghargaan perdamaian internasional'Merdeka.com - Rab, 8 Mei 2013
- Penyerangan Warga Ahmadiyah, Begini Kata MendagriTempo - Sel, 7 Mei 2013
- Kedubes AS Tolak Surat Protes ke SBY, Rohaniawan KecewaLiputan 6 - Sen, 6 Mei 2013
- Korban intoleransi beragama surati Obama soal award untuk SBYMerdeka.com - Sen, 6 Mei 2013
- Ulil: Pemerintah Tidak Tegas Urus AhmadiyahTempo - Sen, 6 Mei 2013
- Istri Gus Dur Minta Segel Masjid Ahmadiyah DibukaTempo - Min, 5 Mei 2013
- Istri Gus Dur: Solusi Ahmadiyah, cabut SKB 3 menteriMerdeka.com - Min, 5 Mei 2013
- Nyaleg, Edo Kondologit Tertular Spirit JokowiTempo - Min, 21 Apr 2013
- Pembangkang Vietnam Dilarang Bertemu Seorang Pejabat ASAntara - Sel, 16 Apr 2013
- Penghargaan Toleransi Beragama untuk SBY Keliru?Tempo - Jum, 12 Apr 2013
- Taufiq Kiemas Janji Bawa Kasus Gereja ke PresidenTempo - Sel, 9 Apr 2013
- 5 Kejanggalan Penyegelan Masjid AhmadiyahTempo - Sab, 6 Apr 2013
Berita Lainnya
- KRL Ekonomi Ditarik, Penumpang Siap Demo
- KAI Bongkar 54 Kios di Stasiun Kalibata
- Sterilisasi Stasiun Ditargetkan Tuntas Pekan Depan
- PT. KAI Belum Jual Tiket Tambahan
- PT KAI Segel Toko Oleh-oleh di Bandung
- Tak Steril, Stasiun UI Tak Akan Dipakai Per Juni
- PT KAI Tak Hadiri Rapat dengan DPR dan Pedagang
- Komisi 5 DPR Desak Solusi Dari PT KAI Antara videos
- Commuter Line Pengganti KRL Listrik Antara videos
Pilihan Redaksi
1 - 4 dari 24
PEDOMAN KOMENTAR
Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.
Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.
Artikel Terpopuler
Hari Ini di Yahoo!
1 - 8 dari 36
Artikel Pilihan
Lainnya Dari 
POLL
Yakinkah Anda, wanita-wanita yang terlibat dengan Ahmad Fathanah akan dikenakan sanksi hukum?
Memuat...


Yahoo! OMG