Perang Lawan Geng Motor

Sambut Sail Komodo, Bandara Tak Sediakan Avtur

TEMPO.CO , Kupang: Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengingatkan PT Pertamina untuk menyiapkan avtur pesawat yang menyinggahi Bandara Komodo, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur. Hal itu guna persiapan penyelenggaraan "Sail Komodo" 2013.

"Tidak tersedia avtur di Bandara Komodo, sehingga kami minta Pertamina siapkan," kata Kepala Dinas Perhubungan NTT, Bruno Kupok, kepada Tempo di Kupang, Selasa, 7 Agustus 2012.

Selama ini, pesawat yang terbang ke Bandara Komodo, Labuan Bajo, harus transit di Bandara Aroeboesman, Ende. Karena ketiadaan avtur di Bandara Komodo, pesawat harus mengisi avtur di Ende. "Pesawat wajib transit di Ende untuk mengisi avtur," katanya.

Padahal, kata Bruno, ada sebagian wisatawan yang hendak terbang dari Bandara El Tari Kupang yang hendak langsung ke Labuan Bajo untuk menikmati binatang purba Komodo yang telah ditetapkan sebagai salah satu keajaiban dunia. "Ada wisatawan yang hendak langsung ke Komodo kesulitan, karena tidak ada pesawat langsung," katanya.

Menurut Bruno, itu merupakan salah satu kendala dalam penyelenggaraan "Sail Komodo" pada 2013. Karenanya, Pemerintah NTT telah meminta Pertamina menyediakan avtur di bandara tersebut.

Kepala Pemasaran PT Pertamina (Persero) Cabang Kupang, Sony Indro membenarkan ketiadaan avtur di Bandara Komodo. Namun, ia enggan menjelaskan kapan akan dibangun depo avtur di bandara tersebut. "Benar tidak ada," katanya singkat.

YOHANES SEO

Berita lain:

Awas, Banyak Ustadz ''Gadungan'' di Televisi  

Alasan Rhoma Irama Menangis di Panwaslu

Pengamat: Rhoma Irama Tak Sensitif

Jusuf Kalla Nasihati SBY Soal Kasus Simulator SIM

Facebook Blokir Akun Selena Gomez

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Yakinkah Anda, wanita-wanita yang terlibat dengan Ahmad Fathanah akan dikenakan sanksi hukum?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat