TEMPO.CO, Bogor - Badan SAR Nasional belum menemukan jasad Yuliana, 17 tahun, seorang remaja yatim piatu di Yayasan Villa Nusa Indah 1 Blok R8 Nomor 1, Kelurahan Bojongkulur, Kabupaten Bogor. "Yuliana hanyut di aliran Sungai Cikeas," ujar Humas Badan SAR Nasional, Joko, Rabu, 16 Januari 2013.
Menurut dia, tim masih melakukan pencarian menyusuri aliran Sungai Cikeas yang membatasi wilayah Gunung Putri dan Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi. Pencarian sudah dilakukan sejak Selasa malam, beberapa jam setelah Yuliana dilaporkan hilang oleh kerabatnya.
Joko mengatakan, SAR mensinyalir korban meninggal dunia dan jasadnya terbawa arus di aliran sungai tersebut. Kesaksian kerabat korban, Yuliana terbawa arus sungai yang kencang akibat air kiriman dari Bendungan Katulampa, Bogor.
Siswi kelas 2 SMA Yayasan Khazanah Kebajikan Cabang Gunung Putri itu dinyatakan hilang sekitar pukul 11.30 WIB. Sebelumnya, ia datang bersama kelima temannya, yakni Arnold, Angga, Aang, Rofik, dan Lomri untuk mandi di sungai sekitar pukul 09.45 WIB.
Joko mengatakan, saat kejadian, korban sempat ditolong Angga yang memegang tangannya. Namun akibat arus yang deras, genggaman tangan korban terlepas, dan remaja itu terbawa aliran sungai.
Pencarian jasad siswa kelas 2 SMA Yayasan Khazanah Kebajikan Cabang Gunung Putri itu pun dilakukan oleh tim evakuasi gabungan dari Basarnas, Polri, TNI, BPBD Kabupaten Bogor, dan warga Villa Nusa Indah 1. "Kami masih berusaha melakukan pencarian," kata Joko.
MUHAMMAD GHUFRON



Yahoo! OMG