Satu Joki SNMPTN Ditangkap di Jember

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Panitia Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) Akhmaloka mengatakan ada seorang joki yang tertangkap pada hari kedua ujian tertulis di Jember, Jawa Timur. Ia mengatakan kemungkinan si joki tertangkap karena wajahnya beda dengan wajah pendaftar ujian.

»Menurut pengakuannya dia menjadi joki bukan karena uang. Tapi ingin bantu temannya yang sedang sakit,” kata Akhmaloka saat dihubungi pada Kamis, 14 Juni 2012.

Akhmaloka menjelaskan kasus joki tersebut kini ditangani oleh panitia lokal. Si pelaku mengaku bersedia dipanggil kapanpun untuk memberi penjelasan mengapa ia menjadi joki.

Menurut Akhmaloka, ini adalah satu-satunya kasus joki yang tertangkap tangan panitia dalam pelaksanaan ujian SNMPTN 2012. »Mungkin ada juga yang tidak tertangkap,” katanya.

Secara umum Akhmaloka menilai pelaksanaan ujian tertulis SNMPTN berjalan lancar. Ujian yang diikuti sektar 600 ribu peserta tersebut berlangsung selama dua hari, Selasa dan Rabu 12-13 Juni 2012 kemarin.

Seluruh peserta bersaing mendapatkan 115-120 ribu kursi di perguruan tinggi negeri. Adapun hasil ujian SNMPTN akan diumumkan secara serentak pada Sabtu 7 Juli 2012 mendatang.

ANANDA BADUDU

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Apakah Anda percaya pengerjaan proyek MRT yang sudah resmi dimulai akan berjalan tepat waktu sesuai rencana?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat