Perang Lawan Geng Motor

SBY Panggil 33 DPD

Liputan6.com, Bogor: Bukan rahasia lagi, Partai Demokrat tengah diterpa kabar tak sedap. Setahun terakhir sejumlah petinggi partai berlambang bintang mercy ini terjerat kasus korupsi. Mulai dari mantan Bendahara Umum Muhammad Nazarudin, Wakil Sekjen Angelina Sondakh hingga Wakil Ketua Dewan Pembina Andi Mallarangeng yang kini namanya disebut-sebut dalam kasus korupsi Pusdiklat Hambalang.

Belakangan sang ketua umum, Anas Urbaningrum, pun makin santer terdengar meski belum dipanggil KPK. Sejumlah kasus korupsi ini rupanya membuat popularitas Partai Demokrat merosot. Dalam survei Soegeng Sarjadi Syndicate, pekan lalu, Demokrat menduduki posisi ke-3 dengan 10,7 persen. Tertinggal dari Partai Golkar dan PDI Perjuangan.

Pada Selasa (12/6) malam, Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono memanggil 33 Dewan Perwakilan Daerah (DPD) ke kediaman pribadinya di Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat.

Menurut Ketua DPP Partai Demokrat Gede Pasek Suardika, konsolidasi ini untuk mengembalikan kekuatan partai. Ia bahkan meminta KPK mempercepat pemeriksaan terhadap kader mereka agar Demokrat tidak tersandera.

Rapat yang berakhir pukul 22.00 WIB dan berlangsung secara tertutup ini, menurut Ketua DPD Partai Demokrat DKI Jakarta Nachrowi Ramli, hanya sebatas temu kangen dengan pimpinan DPD dan pengurus DPP Partai Demokrat.

 

Rencananya, pada Rabu (13/6) malam, sejumlah pendiri Partai Demokrat akan menggelar pertemuan dengan SBY untuk membicarakan sejumlah persoalan internal partai termasuk kasus korupsi yang belakangan ini menerpa pada kader Demokrat. Pertemuan akan digelar di Hotel Sahid. (YUS)