TRIBUNNEWS.COM - Sepanjang kariernya, Zlatan Ibrahimovic memang bagaikan manusia nomaden. Tercatat tujuh tim Eropa telah dibela pemain berkebangsaan Swedia ini.
Kebiasaan tersebut berlanjut musim panas ini. Dia hijrah ke Paris Saint-Germain dengan mahar 20 juta euro. Tak ayal, publik pun kian mempertanyakan loyalitas Ibracadabra terhadap klub yang dibelanya.
Akan tetapi, putusan tersebut ternyata bertolak belakang dengan keinginan Ibra. Kala dia berikrar setia dengan AC Milan, manajemen klub justru melegonya dengan alasan mengurangi beban gaji.
"Pada akhir musim lalu, saya berjanji bahwa Ibra akan bertahan di AC Milan. Kemudian, direksi melakukan refleksi dan dia dijual," tutur Wakil Presiden Ac Milan, Adriano Galliani seperti dilansir AC Milan News.
"Saya gagal menepati janji kepada Ibra. Dia benar. Ibra ingin bertahan di AC Milan dan tak pernah lagi bicara dengan saya sejak pindah ke PSG," imbuh Galliani.


