Sebulan Terakhir, Pengguna Android 4.0 Melonjak  

TEMPO.CO , California - Salah satu kritik yang kerap diterima sistem operasi Android 4.0 alias Ice Cream Sandwich adalah lambatnya adopsi OS ini pada perangkat bergerak.

 

Namun data terakhir dari Google menunjukkan bahwa pengguna Android Ice cream Sandwich mengalami peningkatan tajam dalam waktu sebulan terakhir.

Dikutip dari CNET, Selasa, 3 Juli 2012, hingga 1 Juni lalu menunjukkan perangkat dengan OS Android Ice Cream Sandwich masih berada pada angka 7,1 persen. Namun data hingga 2 Juli kemarin angka ini melonjak menjadi 10,9 persen.

Angka ini dikumpulkan dari perangkat Android yang mengakses Google Play.

Kenaikan hampir empat persen tersebut diperkirakan terjadi karena penjualan perangkat dengan platform Android Ice Cream Sandwich yang dimulai sejak bulan lalu, seperti Samsung Galaxy SIII atau seri HTC One.

Sementara itu untuk, pertama kalinya perangkat dengan OS Gingerbread mengalami penurunan sebesar satu persen. Namun OS yang diluncurkan pada Desember 2010 tersebut masih menjadi versi terpopuler Android, yang jumlahnya 64 persen dari total populasi.

Versi yang lebih 'kuno' pun terus mengalami penurunan. Cupcake kini hanya hidup di 0,2 persen perangkat Android, sedang Donut 0,5 persen dan Eclair 4,7 persen. Sementara itu Froyo masih bertahan dengan 17,3 persen dan Honeycomb 2,4 persen.

CNET | GOOGLE | RATNANING ASIH

 

Berita lain:

Tips Jadi Pemimpin ala Monyet Ekor Panjang

Mengapa Kafein Bikin Otot Orang Tua Lebih Kuat?

Kiamat Internet Enam Hari Lagi

Begini Cara Penjahat Cyber Kuras Uang Anda

Instagram Tak Bisa Dipakai di Tablet Nexus 7

UGM Buat Kamus Kedokteran Bahasa Jawa

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.