Perang Lawan Geng Motor

Sedang Berlatih, Atlet Ini Malah Kecurian

laporan wartawan Surya, Deddy Sukmana

TRIBUNNEWS.COM, LONDON - Pesta olah raga multievent Olimpiade 2012 ternyata tidak seratus persen aman dari pencurian. Nasi apes dialami pelari Australia, Andrew McCabe yang kehilangan tas berisi barang-barang pribadi dan peralatan olah raga, ketika ia tengah berlatih di basis latihan kontingen negara itu di Kent, London.

Aksi pencurian ini termasuk nekat. Karena pelaku diperkirakan mencuri tas milik Andrew saat sesi latihan para pemain Australia di dekat Tornbridge School.

Andrew dan rekan-rekannya baru mengetahui aksi itu ketika kembali ke bangku latihan di sisi lintasan. Mereka terkejut ketika tas-tas yang ditumpuk sudah berantakan, dan ternyata tas milik Andrew tidak ditemukan.

Kejadian ini merupakan ujian bagi Andrew (21) yang akan mengikuti nomor lari estafet 400 meter, 10 Agustus. Dan yang paling disesali Andrew adalah bahwa sepatu lari kesayangannya yang bermotif bendera nasional Austalia ikut dibawa pencuri.

“Kejadian ini sangat mengecewakan Andrew, karena barang-barang miliknya dicuri di sisi lapangan ketika ia berlatih. Barang seperti iPhone, headphones dan barang-barang pribadinya ada di dalam tas itu,” kata jubir tim Australia, Mike Tancred.

“Yang paling mengecewakan Andrew adalah sepatu kesayangannya. Dan tampaknya sudah terlambat bagi Andrew untuk mencoba sepasang sepatu lari yang baru,” tambah Tancred.

Petugas dari Polsek Kent jelas merasa ikut malu atas kejadian yang terjadi di wilayah mereka. Dan dalam waktu kurang dari 12 jam, polisi sudah menahan seorang pria berusia 28 tahun yang dicurigai terlibat pencurian itu. Namun tersangka dibebaskan dengan jaminan.

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.