Perang Lawan Geng Motor

Sekjen PBB: Kelambanan Mengenai Suriah Bisa Jadi Lisensi Pembantaian

PBB (AFP/ANTARA) - Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon Jumat menyerukan kepada Dewan Keamanan PBB untuk mengambil tindakan tegas guna menghentikan perang Suriah, dan memperingatkan jika tidak maka akan memberikan "izin untuk melakukan pembantaian lebih lanjut."


Ban menyatakan kemarahan atas "pembunuhan massal yang mengerikan" di desa Treimsa, Suriah, pada Kamis, yang katanya melemparkan "keraguan serius" pada komitmen Presiden Bashar al-Assad untuk rencana perdamaian internasional.

"Saya menyerukan kepada semua negara anggota untuk mengambil tindakan kolektif dan tegas untuk segera dan sepenuhnya menghentikan tragedi yang berlangsung di Suriah. Kelambanan menjadi lisensi untuk pembantaian lebih lanjut," kata Ban dalam sebuah pernyataan.

Sekjen PBB mengatakan, Dewan Keamanan yang berselisih pendapat harus mengirim "satu pesan kuat kepada semua pihak bahwa akan ada konsekuensi serius" jika gagal untuk mengamati rencana perdamaian utusan internasional PBB-Liga Arab Kofi Annan.

Dewan Keamanan membahas resolusi tentang Suriah untuk memperbaharui mandat misi PBB di negara itu.

Negara-negara Barat ingin sanksi-sanksi kuat untuk mengancam jika pasukan Bashar tidak menghentikan serangan dengan senjata-senjata berat dalam 10 hari.

Rusia telah menolak setiap referensi untuk sanksi, dan bersama China menghendaki penyelesaian politis.

Ban mengecam keras "penggunaan artileri berat sembarangan dan

penembakan-penembakan terhadap daerah-daerah berpenduduk, termasuk penembakan-penembakan dari helikopter", yang dalam pembantaian pada Kamis menewaskan sedikitnya 150 tewas, menurut para aktivis.

Serangan itu merupakan pelanggaran rencana perdamaian Annan dan resolusi Dewan Keamanan mengenai konflik, kata Ban.

Hal ini juga melemparkan "keraguan serius pada komitmen terakhir Presiden Bashar al-Assad " terhadap rencana Annan.

Annan pergi ke Damaskus pada Senin untuk bertemu dengan Bashar dan mencoba untuk menghidupkan kembali upaya menghentikan konflik, yang para aktivis katakan telah menewaskan lebih dari 17.000 orang dalam tempo 16 bulan. (jk)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.