AS-Sekutu Tetapkan Tuntutan bagi Pembicaraan Nuklir Iran

Washington (ANTARA/Xinhua-OANA) - Amerika Serikat dan sekutu Baratnya akan menetapkan tuntutan bagi perundingan mendatang mengenai program nuklir Iran, yang jadi sengketa, demikian laporan media setempat, Ahad (8/4).

Tuntutan tersebut meliputi penutupan segera instalasi nuklir Fordow dan penghentian produksi pengayaan uranium 20 persen, kata New York Times.

Dengan mengutip keterangan diplomat yang tak disebutkan jati diri mereka dari AS dan Eropa, laporan tersebut menyatakan Washington dan sekutunya akan menuntut penutupan segera dan perlucutan pada akhirnya instalasi nuklir bawah tanah yang diselesaikan belum lama ini, Fordow, yang berada di dekat kota suci Syiah, Qom, Iran tengah.

Mereka juga akan menyerukan penghentian produksi kemurnian 20 persen, yang dipandang cuma beberapa langkah lagi dari tingkat bom, dan pengiriman simpanan bahan bakar yang ada ke luar Iran, kata beberapa diplomat sebagaimana dikutip.

Instalasi Fordow telah dibangun untuk menghasilkan uranium yang diperkaya 20 persen. Awal operasi nuklir di instalasi Fordow telah meningkatkan kekhawatiran "masyarakat internasional" sebab Barat mencurigai pengayaan uranium itu mungkin ditujukan untuk lebih mendekatkan kemampuan guna membuat senjata nuklir.

"Kami tidak mengetahui bagaimana pemerintah Iran akan bereaksi," kata pejabat senior AS kepada New York Times sebagaimana dikutip Xinhua --yang dipantau ANTARA di Jakarta, Senin. "Kami barangkali takkan mengetahuinya sampai setelah pertemuan pertama."


Menurut laporan itu, para pejabat mengatakan "prioritas mendesak" mereka ialah membuat Iran menghentikan --dan mengirim ke luar negara tersebut-- simpanan uraniumnya yang diperkaya jadi kemurnian 20 persen, dan membuat Teheran menutup Fordow.

Iran berkeras program nuklirnya semata-mata bertujuan damai.

Kepala Organisasi Energi Atom Iran Fereidoon Abbasi, Ahad, mengatakan Iran takkan menghentikan pengayaan uranium tingkat tingginya, demikian laporan kantor berita setengah resmi ISNA.

Sementara itu, media Iran pada hari yang sama melaporkan kota Istanbul di Turki telah dikonfirmasi sebagai tempat bagi babak berikutnya pembicaraan nuklir antara Iran dan enam negara besar dunia. Pembicaraan tersebut dijadwalkan diselenggarakan pekan depan. (tp)


PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.