Kenaikan BBM

Selama Ramadan, Omzet Toko Buku Naik

Liputan6.com, Palembang: Selama ramadan omzet toko buku di Palembang meningkat hingga 30 persen dalam sepekan terakhir seiring dengan keinginan masyarakat memperdalam ilmu keislaman.

"Sebagian warga mengurangi aktivitas kerja selama ramadan sehingga memiliki banyak waktu senggang. Kesempatan itu kemudian dimanfaatkan untuk membaca buku Islami," kata Rohim, pemilik Toko Buku Arif, Minggu (29/7).

Kondisi toko pun terlihat ramai dibandingkan sebelumnya sehingga mampu menjual 20-25 buku per hari. "Biasanya sekitar 15 buku saja tapi kini bisa 25 buah. Bahkan saat dua hari awal ramadan mencapai 35 buku," ujarnya.

Situasi toko itu dapat terlihat pada lorong yang memajang buku Islami yang tampak riuh. "Keramaian terasa justru menjelang sore hari. Biasanya yang datang adalah warga yang pulang kerja atau mahasiswa dari kampusnya," jelasnya.

Kondisi ramai juga terlihat di salah satu toko buku pada mal ternama kota itu. Sejumlah pengunjung terlihat berdiri di sekitar buku Islami yang dipajang.

Riri, pramuniaga toko itu mengatakan buku yang paling laku akan dipajang untuk menarik minat pembeli.

"Karena saat ini bulan ramadan jadi buku Islam yang dipajang, seperti karangan sejumlah ulama ternama," ungkapnya.

Lonjakan pengunjung akan tampak pada hari Sabtu dan Minggu, atau saat libur. "Kami memperbolehkan pengunjung membaca buku meski tidak berniat membeli. Malahan ada yang memanfaatkan kesempatan itu untuk menunggu waktu berbuka," katanya. (FRD)