Sembilan Orang yang Diduga Pelaku Bullying Belum Jalani Pemeriksaan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Sembilan orang yang diduga sebagai pelaku bullying SMA Don Bosco belum dipanggil pihak kepolisian. Rencananya sembilan orang tersebut akan dipanggil Selasa (31/7) besok sekitar pukul 09.00 WIB.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, mengatakan, sembilan orang yang diduga sebagai pelaku akan diperiksa sebagai saksi. "Mereka akan diperiksa terkait peran dan status masing-masing dalam kejadian tersebut," ujarnya, Senin (30/7).

Rikwanto menambahkan, dari sembilan orang tersebut diduga ada yang senior dan ada pula yang sudah menjadi alumni. "Untuk jumlahnya nanti akan diketahui setelah dilakukan pemeriksaan identitas," ujarnya.  

Sementara itu, guru pendamping dalam MOS sudah diperiksa oleh kepolisian. Rikwanto mengatakan, dua orang korban bullying mengalami luka yakni luka pada tangan, kaki, dan ditemukan bekas sundutan rokok.

"Kami juga akan melakukan kerja sama dengan KPAI untuk melindungi hak-haknya, karena mereka ini masih di bawah umur," ujar Rikwanto.

Rikwanto mengatakan, pihak sekolah juga akan memberikan sanksi terhadap siswa yang melakukan bullying. Namun bentuk sanksinya masih dirapatkan dan dibicarakan lebih lanjut oleh pihak sekolah.

Selain, sembilan orang yang diduga sebagai pelaku bullying, kepolisian juga akan memanggil satpam sekolah tersebut untuk dimintai keterangan sebagai saksi.

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.