Semester I, Fee Income Danamon Naik 23%

  • Emas Naik karena Aksi "Short Covering"

    Antara

    Chicago (ANTARA/Xinhua) - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange naik pada Senin (Selasa pagi WIB) karena aksi "short-covering" (pembelian kembali emas yang telah dijual), menghentikan penurunan tujuh sesi berturut-turut. Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Juni, naik 19,4 dolar AS, atau 1,42 persen, menjadi menetap di 1.384,1 dolar AS per ounce. Penurunan di pasar saham AS dan dolar yang bergerak melemah berkontribusi pada kenaikan emas pada Senin, kata para

  • Hari Ini, SBY Lantik Chatib Jadi Menteri Keuangan  

    Hari Ini, SBY Lantik Chatib Jadi Menteri Keuangan  

    Tempo
    Hari Ini, SBY Lantik Chatib Jadi Menteri Keuangan  

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dijadwalkan melantik Chatib Basri menjadi menteri keuangan di Istana Negara, Jakarta, Selasa, 21 Mei 2013. Berdasarkan agenda resmi SBY, pelantikan rencananya dimulai pukul 11.00 WIB.

  • Dahlan Iskan Semangati 10 Ribu Guru di Bogor  

    Dahlan Iskan Semangati 10 Ribu Guru di Bogor  

    Tempo
    Dahlan Iskan Semangati 10 Ribu Guru di Bogor  

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan menyatakan apresiasinya terhadap pengajar di Indonesia.

INILAH.COM, Jakarta - PT Bank Danamon Indonesia Tbk mencatatkan kenaikan fee income sebesar 23% year on year menjadi Rp2,2 triliun pada Semester I 2012.

Menurut Chief Financial Officer dan Direktur Danamon, Vera Eve Lim dalam paparan kinerja Semester I 2012 di Jakarta, Rabu (18/7/2012), kenaikan fee income ini disebabkan kenaikan pos-pos pendapatan terkait penyaluran kredit dan pendapatan-pendapatan dari bisnis bancassurance. "Pendapatan terkait penyaluran kredit telah tumbuh 21% mencapai Rp1,6 triliun, sejalan dengan pesatnya pertumbuhan kredit Danamon," jelas Vera.

Adapun kredit di segmen mass market Danamom, tumbuh sebesar 20% dibanding tahun sebelumnya menjadi Rp64 triliun sampai Juni 2012, dan berkontribusi sebesar 58% kepada total portofolio kredit Danamon. Sementara kredit dari segmen Usaha Kecil Menengah (UKM) dan Komersiil (Small Medium Enterprises and Commercial/SMEC) mencatatkan pertumbuhan sebesar 20% dari total portofolio kredit Danamon.

Sedang pembiayaan alat-alat berat yang disalurkan unit bisnis ABF (Assets Based Financing) Danamon tumbuh sebesar 64% menjadi Rp5,6 triliun. Untuk kredit korporasi tumbuh 13% menjadi Rp13 triliun, dan trade finance naik 55% menjadi Rp6,5 triliun. "Pertumbuhan kredit kami di enam bulan pertama 2012, juga disertai kualitas aset yang terjaga. Rasio Non Performing Loan (NPL) turun 2,5% dari 2,9% pada akhir Juni 2012," kata Vera.

Dalam bisnis pembiayaan kendaraan bermotor melalui Adira Finance tercatat pertumbuhan sebesar 26% menjadi Rp44 triliun atau 40% dari total kredit Danamon. "Di sisi pendanaan, dana pihak ketiga tumbuh 20% menjadi Rp37 triliun, sementara deposito tumbuh 7% menjadi Rp56 triliun. Hingga Juni 2012, rasio kredit terhadap total pendanaan berada di posisu 84,4% dibanding 91,3% pada tahun lalu, dan rasio kredit terhadap total dana pihak ketiga mencapai 97,1% dari 99% di tahun sebelumnya.

Danamon mencatatkan Return of Average Asset (ROAA) sebesar 2,8%, Return on Average Equity (ROAE) 16,4%. Selain itu, hingga Juni 2012, rasio kecukupan modal (CAR) naik menjadi 18,8% dari 14% pada tahun lalu, sementara standalone CAR naik menjadi 18,1% dari 12,1% tahun lalu. [hid]

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Yakinkah Anda, wanita-wanita yang terlibat dengan Ahmad Fathanah akan dikenakan sanksi hukum?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat