Sepelekan Flu 10 Hari, Dahlan Iskan Berobat ke Singapura

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau

TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA- Menteri BUMN Dahlan Iskan sudah tiga hari dirawat di rumah sakit, Singapura. Semula dia menganggap sepele penyakit  flu yang menyerang sedari 10 hari lalu, tapi akhirnya menyerah, dan harus dirawat.

Dahlan menjelaskan tenggorokannya terkena infeksi sehingga batuk-batuk dan suhu badan panas. Sebelumnya, ia mengaku khawatir, sakit yang menggeroti dirinya itu terkait dengan transplanasi hati. Sehingga waktu itu, Dahlan berpikiran sebaiknya ditangani tim dokter yang juga ahli transplant.

"Ternyata sakit saya tidak ada hubungannya dengan transplant. Alhamdulillah. Saya didiagnosa membiarkan flu lebih dari 10 hari dan tidak minum obat. Syukurlah tidak merembet ke mana-mana. Tenggorokan terkena infeksi sehingga batuk-batuk dan suhu badan panas," ungkap mantan Direktur Utama PT PLN ini kepada Tribun, Selasa (11/9/2012).

Dahlan mengakui kesalahannya yang tidak memperhatikan sakitnya.Seharusnya sebelum berangkat ke Mekkah, Jerussalem dan Baghdad akhir Ramadhan dulu dirinya diberikan suntikan anti manginitis seperti jemaah haji lainnya.

"Saya salah tidak melakukan itu. Demikian juga begitu kena flu itu harusnya saya minum obat dan istirahat 3 hari. Saya juga salah, terus saja jalan ke Aceh, Pekalongan, ke Gunung Halimun dan ke Jogja," akunya.

"Sekarang dipaksa istirahat tiga hari sampai besok. Sekalian besok pagi sebelum pulang mau menjenguk Pak Sumaryanto, deputi menteri BUMN yang lagi dirawat di Singapura," kata Dahlan. (*)

BERITA TERKINI:


  • Pegawai Honorer Diminta Kembalikan Uang Makan
  • Peradi dan Ikadin Minta KPK Hormati MoU
  • Djohar Arifin Husin: Timnas Harus Sering Ujicoba
  • Kantor Polisi Jadi Target Serangan Granat dan Bom
  • BAKN Minta Kasus Vaksin Flu Burung Diserahkan ke KPK
  • Tak Ada Masterplan Pembangunan Wilayah Perbatasan
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Apakah Anda percaya pengerjaan proyek MRT yang sudah resmi dimulai akan berjalan tepat waktu sesuai rencana?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat