Seperti di Kabin Kelas Bisnis

Ghiboo.com - Mazda8 adalah MPV yang cukup "membingungkan". Dimensinya mendekati Toyota Alphard, namun harga sekelas medium MPV seperti Honda Odyssey. Tapi, biarlah, itu hanya masalah sepele.Toh, kita sebagai pembeli lebih peduli dengan kemampuannya, ketimbang soal pengelompokan kelasnya. >Kami mendapat kesempatan selama tiga hari untuk menjelajahi rute Semarang-Magelang-Yogyakarta dengan Mazda8, atas undangan PT Mazda Motor Indonesia (MMI).>Mazda8 memiliki dimensi 60 mm lebih panjang (4.860 mm), lebih lebar 50 mm (1.850 mm), dan lebih tinggi 140 mm (1.685 mm) ketimbang Odyssey, rivalnya dari segi harga. Jika disandingkan dengan Toyota Alphard, dimensi Mazda8 pun berbeda tipis, yakni 50 mm lebih pendek, 20 mm lebih sempit, dan 5 mm lebih rendah.>Mazda awalnya menyiapkan 'zoom-zoom girl' yang bertugas mengendarai Mazda8. Saya memanfaatkan kesempatan itu untuk menikmati bangku baris kedua yang bermodel 'captain seat' dan 'super-relaxed ergonomic' yang dilengkapi sandaran kaki. >Situasi terasa nyaman layaknya sedang berada di kabin pesawat kelas bisnis, apalagi saat sandaran kaki digunakan. Sayang, pengaturannya masih menggunakan tuas.>Tidak mau berlama-lama di bangku baris kedua, saya mencoba duduk di jok baris ketiga. Walau nuansa 'business class' sudah tidak terasa, bagi tinggi badan rata-rata orang Asia, tempat ini masih terbilang nyaman dan tidak akan membuat kaki kram.>Kesempatan untuk mengendarai mobil yang dibanderol Rp499,2 juta ini akhirnya tiba. Hmm, di depan kemudi MPV CBU (completely built up) dari Jepang ini, saya disambut dengan odometer beraksen tiga dimensi yang berat mosfer biru.>Tidak hanya itu, kursi pengemudi dibekali fitur 'electric seat' atau pengaturan secara elektrik.>Sementara itu, melirik ke dasbor, terlihat panel pemanas jok dan pendingin ruangan. Khusus untuk bangku baris pertama dan kedua tersedia pemanas jok.>Perjalanan dimulai kembali saat mentari mulai tenggelam. Saya mulai menyusuri rute dengan tujuan Magelang. Kontur jalan yang naik turun dan berkelok-kelok menjadi momen yang dinantikan untuk mengetahui performa mesin dan sektor kaki-kaki.>Untuk kontur jalan yang datar, mungkin tidak ada salah menaruh persneling di posisi D. Depot tenaga Mazda8 adalah mesin MZR 4-silinder segaris 2,3 liter yang menghasilkan tenaga 161 hp pada 6.500 rpm serta torsi puncak 203 Nm pada 3.500 rpm.>Namun, memasuki wilayah jalan yang menanjak, kemampuan mendaki terasa kurang pada mobil berbobot 1.780 kg ini. Untungnya, saat menggunakan fitur 'activematic', performanya agak tertolong. Fitur ini serupa dengan transmisi otomatis tiptronik.>Selain kontur jalan yang naik turun, saya juga merasakan lika-liku jalan yang dapat dikatakan cukup tajam. Meskipun 'ground clearance' Mazda8 (155 mm) lebih tinggi 5 mm ketimbang Honda Odyssey, namun gejala limbung tidak terlalu terasa. Tapi ketika memasuki jalan yang kondisinya tidak halus, suspensi MPV ini terasa agak keras.>Setelah Magelang, tujuan berikutnya adalah Yogyakarta. Sebelum memasuki kota tersebut, cuaca sedang hujan dan kondisi sudah semakin malam. Pada saat inilah, lampu utama Mazda8 yang menggunakan teknologi xenon (gas) menyala secara otomatis.>Sedangkan di buritan, lampu belakang Mazda8 sudah menggunakan teknologi LED (light emitting diode) yang mudah terlihat pada malam hari atau saat cuaca hujan.>Masuk ke kota Yogyakarta, kondisi lalu-lintas cukup ramai. Inilah kesempatan untuk menguji head unit yang dilengkapi sistem navigasi NAVTEQ. Head unit ini bisa memutar DVD hingga MP3, serta dapat terkoneksi dengan iPod dan Bluetooth, serta layar untuk kamera belakang.>Mazda8 dilengkapi airbag sebanyak enam buah. Selain itu, untuk pengendali laju disematkan antilock braking system (ABS) dengan electronic brakeforce distribution (EBD) serta brake sssist (BA). Ada juga 'Mazda advanced impact distribution' dan 'absorption system' sebagai piranti keselamatan pasif.>MPV ini juga mampu menampung bagasi 357 liter. Jika perlu ruang bagasi tambahan, bangku baris ketiga dengan konfigurasi 50:50 bisa dilipat hingga rata.>Dari banyak aspek yang sudah berhasil diobservasi selama tiga, sepertinya memang Mazda8 sudah siap untuk berkompetisi dengan Odyssey. (Al)>Keunggulan>- Harga Kompetitif>- Fitur Lengkap>Kekurangan>- Suspensi agak keras>- Kurang tenaga saat menanjak>Data & Fakta>Mazda8>Harga Rp 499.200.000>Mesin 4-silinder segaris, 2.260 cc, bensin>Tenaga 160 hp @ 6.500 rpm>Torsi 203 Nm @ 3.500 rpm>Transmisi 5-speed Activematic (otomatis)>Bobot 1.780 kg>Konsumsi BBM 10 kpl>Tangki 68,5 liter>Bagasi 357 liter



(Majalah Autocar Indonesia, Januari 2012)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.