Serangan Militan Guncang Wilayah Utara Nigeria

Kano, Nigeria (AFP/ANTARA) - Serangkaian serangan militan yang diduga anggota Boko Haram menewaskan sejumlah orang dan menghancurkan beberapa bangunan di Nigeria utara, kata penduduk dan pejabat, Jumat.

Ledakan dan tembakan yang mulai berlangsung pada Kamis larut malam mengguncang kota Potiskum, dan penduduk melaporkan bahwa beberapa sekolah dan sebuah kantor pemerintah terbakar, dan sejumlah orang tewas.

Polisi mengatakan, mereka masih berusaha memulihkan ketenangan dan menjinakkan bom-bom yang tidak meledak pada Jumat pagi, namun beberapa terus meledak.

"Ada begitu banyak bom di sana-sini dan saya tidak bisa menyebutkan kepada anda jumlah korban saat ini," kata kepala kepolisian wilayah itu Patrick Egbuniwe.

Satu sumber militer mengatakan, beberapa rumah hancur akibat ledakan bom-bom rakitan dan sebuah pos pemeriksaan diserang, namun ia belum bisa menyebutkan jumlah korban.

Menurut sumber itu, kelompok militan Boko Haram diduga mendalangi serangan tersebut.

Kekerasan meningkat di Nigeria sejak serangan-serangan menewaskan puluhan orang selama perayaan Natal 2011 yang diklaim oleh kelompok muslim garis keras Boko Haram.

Kano, kota berpenduduk sekitar 10 juta orang di Nigeria utara, merupakan wilayah yang terpukul paling parah dalam kekerasan itu.

Rangkaian pemboman dan penembakan melanda Kano setelah sholat Jumat (20/1), menewaskan 185 orang, dalam serangan-serangan yang diklaim oleh Boko Haram yang ditujukan pada markas polisi dan kantor-kantor polisi lain, sebuah bangunan kepolisian dan kantor imigrasi.

Penembakan juga terjadi di sejumlah daerah kota itu, yang sejauh ini luput dari kekerasan terburuk selama beberapa bulan ini yang dituduhkan pada kelompok muslim garis keras tersebut.

Satu sumber kepolisian Nigeria mengatakan kepada AFP, Kamis (26/1), sekitar 200 orang ditangkap setelah serangan itu.

Serangan-serangan itu merupakan operasi paling mematikan oleh kelompok tersebut dan ditujukan terutama pada kantor polisi.

Boko Haram mengklaim puluhan serangan di Nigeria, termasuk pemboman bunuh diri pada Agustus di markas PBB di Abuja yang menewaskan sedikitnya 24 orang.

Serangkaian serangan bom di kota Jos, Nigeria tengah, pada Malam Natal 2010 juga diklaim oleh Boko Haram.

Boko Haram meluncurkan aksi kekerasan pada 2009 yang ditumpas secara brutal oleh militer yang menewaskan sekitar 800 orang dan menghancurkan masjid serta markas mereka di kota Maiduguri, Nigeria timurlaut.

Kelompok itu tidak aktif selama sekitar satu tahun dan kemudian muncul lagi pada 2010 dengan serangkaian pembunuhan.

Penduduk Nigeria yang berjumlah lebih dari 160 juta orang terpecah di wilayah utara yang sebagian besar Muslim dan wilayah selatan yang umumnya Kristen. (jk)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.