Serba-serbi Tabir Surya

Berbicara mengenai pergi liburan (terutama ke pantai) tentu tidak bisa melewatkan yang namanya tabir surya. Sayangnya, masih banyak yang salah kaprah mengenai tabir surya — benda yang wajib bawa bagi kebanyakan orang ini.
Aktris Audrina Patridge dan Lauren Conrad sedang menggunakan sunblock di Malibu.
Sunblock vs sunscreen
Umumnya orang berpikir sunblock dan sunscreen adalah produk yang sama saja. Hanya beda penyebutan. Padahal, sunblock berfungsi menghalau atau memantulkan sinar ultraviolet B (UVB), sementara sunscreen menyaring sinar ultraviolet. Artinya, sunscreen menyerap sebagian radiasi ultraviolet dan mengurangi radiasi yang berbahaya untuk kulit. Sunscreen bisa menyaring sinar UVA dan UVB, jadi sedikit lebih unggul dari sunblock dalam hal perlindungan.

UVA dan UVB
Sinar ultraviolet yang dipancarkan matahari dikenal ada dua macam. UVA dengan panjang gelombang 320-400 nanometer dapat menembus kulit lebih dalam dibanding UVB, dan menyebabkan penuaan, kerut, dan kanker kulit.

Panjang gelombang sinar UVB 390-420 nanometer dan bisa merangsang sel melanosit pada jaringan kulit untuk memproduksi warna pada melanin sehingga  kulit menjadi mudah terbakar.

Radiasi kedua sinar UV tersebut tidak hanya membuat sel-sel kulit rusak, tapi juga mengganggu mekanisme regenerasi sel. Nah, sunblock dan sunscreen bekerja pada permukaan kulit untuk memantulkan ultraviolet atau menyaring cahaya berbahaya sebelum menembus kulit.

SPF dan PA
Bagaimana dengan SPF? SPF (sun protection factor) adalah angka yang menunjukkan besaran perlindungan terhadap radiasi UVB. Semakin besar angkanya, makin kuat perlindungannya. Sebagai contoh, SPF 50 memberi perlindungan 99 persen. Sementara SPF 30 97 persen dan SPF 15 93 persen.

Untuk perlindungan terhadap radiasi UVA, umumnya dinyatakan dalam istilah PA (protection grade). PA menggunakan tanda + seperti PA+, PA++, atau PA+++. Semakin banyak tanda plus berarti semakin kuat melindungi.

Aturan pakai
Sebagaimana pelembap, tabir surya membutuhkan waktu untuk diserap kulit dan akan larut di air. Oleh karena itu, tabir surya harus dipakai 15 sampai 30 menit sebelum Anda beraktivitas di air dan wajib diulang pemakaiannya setelah beberapa waktu (biasanya setiap 2 jam).

Namun bisa jadi Anda harus mengulangnya sebelum 2 jam jika kena air atau keringat. Sebaiknya Anda memakai tabir surya sesuai peruntukannya. Jangan menggunakan tabir surya untuk badan di wajah karena kulit wajah lebih lembut dan sensitif sehingga membutuhkan produk khusus wajah.

Perlu diketahui bahwa awan tidak menghalangi radiasi sinar UV, sehingga tabir surya tetap perlu digunakan di hari mendung sekalipun. Termasuk juga pada pagi hari walau intensitas sinar UV lebih rendah dibandingkan dengan tengah hari.

Kunjungi juga blog perjalanan Trinity di Naked Traveler

Baca juga:

Kiat memilih hotel di internet
Kiat menghemat biaya akomodasi saat liburan
Kiat memilih ransel
Kiat menjadi teman jalan yang baik
[GALERI] Jalur bandara paling menakutkan di dunia

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.