Kenaikan BBM

Serda Dwi yang merampok minimarket ternyata ditembak korban

Serda Dwi Widyarto, anggota TNI AL yang merampok minimarket di Jalan Laban, Menganti, Gresik, Jawa Timur, ternyata tewas ditembak korbannya. Korban, M Dedi Setiawan (19) yang merupakan karyawan minimarket itu menembak setelah berhasil merebut pistol dari tangan Serda Dwi. Dedi mengaku masih terguncang atas kejadian itu.

"Kejadian itu terjadi saat toko sudah tutup. Tiba-tiba, ada orang berpakaian hitam datang. Kemudian saya tanya, bukannya menjawab, tapi langsung mengeluarkan pistol," kata Dedi di kantor pengacara Sholeh and Patner di Jalan Genteng Muhammadiyah, Surabaya, Rabu (31/10).

Dalam keadaan ditodong senjata, Dedi masih bisa melihat pelaku dan pistolnya. Namun, ketika pelaku lengah, Dedi merebut pistol tersebut dan terjadilah perkelahian antara keduanya. "Setelah pistol saya rebut saya sempat kena tendang di kepala saya hingga terjatuh," ujarnya.

Dalam kondisi terjatuh itu, pelaku masih menendang dan menginjak-injak. "Pistol yang berada di tangan saya langsung meletus dan mengenai pelaku. Kondisi itu seperti berlangsung begitu cepat," katanya.

Setelah kejadian itu, Dedi mengaku langsung lari dan berteriak hingga membuat sejumlah tetangga di sekitar minimarket berdatangan ke lokasi. "Baru sekitar 10 menit polisi datang. saya juga tidak tahu jika pelaku perampokan itu adalah anggota TNI AL," tutup Dedi.

Sebelumnya, Serda Dwi Widarto tewas, karena pelipis mata kanan terkena tembakan timah panas dari pistol yang dibawanya, Senin (29/10) dini hari. Ledakan pistol itu terjadi saat pergumulan sengit antar Dwi dengan karyawan Indomaret bernama Dedi.

Dan untuk memastikan pelaku adalah anggota TNI AL, pihak Pomal turun ke lapangan untuk melakukan penyelidikan. Hasilnya, hari ini pihak Armatim memastikan pelaku adalah anggota KRI SHS 990, Satban Koarmatim, Surabaya.

Sumber:
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Jajak Pendapat Yahoo!

Setujukah Anda jika Pekan Raya Jakarta kembali diselenggarakan di Monas?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat