Liputan6.com, Bogor: Puluhan wartawan memenuhi undangan Perumnas meninjau lokasi Perumahan Bumi Parung Panjang Bogor, Jawa Barat, Kamis (6/9) siang. Inilah lokasi rumah untuk wartawan yang dipindahkan dari lokasi sebelumnya di Citayam, Depok ke Parung Panjang.
Perumahan dari Kemenpera untuk wartawan di Depok batal karena memenuhi beberapa kendala [baca: Kemenpera Sediakan 1.000 Rumah untuk Wartawan]. Di lokasi Parung Panjang ini, akan dibangun lima ribu unit perumahan.
Sementara Direktur Utama Perumnas Himawan Arief Sugoto mengatakan peninjauan lokasi bertujuan memberikan gambaran secara nyata. "Lahan di Parung Panjang khusus bagi wartawan siap dibangun dan mampu mengembangkan hingga lebih dari seribu unit rumah.
Jumlah ini lebih besar dari sebelumnya di mana akan disediakan seribu rumah. Pada kenyataannya karena permintaan yang terlalu besar mencapai 2.600 unit, maka jumlah perumahan ditambah.
Lahan perumahan untuk wartawan berada di sektor 3 dan 4. Tipe rumah yang tersedia mulai dari 36 sampai 70 dengan luas tanah 80 sampai 90 meter persegi. Saat ini rumah di sektor 3 sudah diisi sebagian warga dan menyisakan lahan yang bisa dikembangkan dengan luas sekitar 26 hektare atau berjumlah 1300 unit.
Direktur Marketing Perumnas Teddy Robinson mengatakan, lokasi di sektor empat dengan lahan masih kosong akan dibangun rumah khusus wartawan seluas 45 hektare. Total luas lahan perumahan dari sektor satu sampai empat sebesar 400 hektare.
Untuk lokasi rumah berdekatan dengan Stasiun Parung Panjang sekitar 500 meter. Jalur menuju Stasiun Parung Panjang kini sudah dilintasi kereta listrik dengan jarak tempuh 10 sampai 15 menit.
Di samping itu lingkungan perumahan dilengkapi sarana dan prasarana, pendidikan, tempat ibadah, kesehatan, dan fasilitas lingkungan lainnya. Rumah pun disediakan fasilitas air PDAM dan listrik sebesar 1300 Watt.(AIS)

