Paris (AFP/ANTARA) - Kepolisian Prancis pada Sabtu menangkap seorang pria karena menyerukan dalam sebuah situs jihad untuk memenggal kepala editor dari majalah yang menerbitkan kartun yang menghina Nabi Muhammad, ujar seorang sumber yudisial.
Pria itu ditahan di kota La Rochelle, karena seruannya dalam situs radikalnya untuk kepala majalah mingguan tersebut, Charlie Hebdo, yang pada Rabu mempublikasikan kartun tiruan Nabi Muhammad.
"Hal yang penting adalah untuk tidak membiarkan dia hidup dalam kedamaian," tulis pria yang dicurigai itu.
Polisi telah membuka penyelidikan awal pada tuduhan hasutan untuk melakukan pembunuhan, kata sumber itu.
Para pemimpin muslim Prancis pada Jumat mendesak kelompok militan untuk tidak menentang larangan protes terhadap kartun tersebut, saat sebuah peringatan keamanan dikeluarkan untuk menutup kedutaannya di seluruh dunia Islam.
Menteri Dalam Negeri Manuel Valls tidak akan menyetujui demonstrasi apapun pada pekan ini dengan asumsi bahwa demonstrasi itu akan dapat mengancam ketertiban umum.
Kartun-kartun itu diterbitkan saat protes yang sering kali mematikan terjadi di seluruh dunia, yang mengecam sebuah film anti-Islam yang dibuat di Amerika Serikat dan memicu kemarahan umat Muslim. (kn/ai)

