Kenaikan BBM

Sesepuh Gontor: Kepemimpinan Hidayat Tak Diragukan Lagi

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Salah seorang sesepuh Pondok Pesantren Modern Gontor yang juga Ketua Umum Badan Kerjasama Pondok Pesantren Seluruh Indonesia (BKPPSI), KH Mahrus Amin, mengajak warga Jakarta untuk memilih pemimpin yang bertakwa.

"Dari calon-calon yang ada, tentu kita tahu. Kita bisa melihat siapa yang bertakwa," kata Mahrus, yang juga Ketua Umum Forum Islamic Center Seluruh Indonesia, dalam ceramahnya pada acara Temu Alumni Gontor, BKPPSI, Pesantren Husnayain dan Pesantren Darunnajah, di  Pesantren Husnayain, Pekayon, Jakarta Timur, Minggu (10/6/2012) siang.

Kiai Mahrus juga menjelaskan, termasuk kesalahan jika umat Islam memilih pemimpin yang tidak bertakwa, apalagi jika ada calon pemimpin yang jelas ketakwaannya.

Lebih lanjut, Kiai Mahrus memuji kepemimpinan dan ketakwaan Hidayat Nurwahid, calon gubernur DKI Jakarta yang diusung Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

"Dari kecil di Gontor, kemudian ke Madinah. Secara kepemimpinan, tak perlu diragukan lagi," kata Mahrus.

Sementara Hidayat Nurwahid mengungkapkan selain diperlukan sosok yang mempunyai kapasitas teruji, diperlukan kerjasama semua pihak untuk menyelesaikan masalah dan membangun Jakarta.

Kerjasama yang dimaksud adalah kerjasama pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dengan warga Jakarta, dengan pemerintah pusat dan juga dengan pemerintah daerah tetangga, seperti Depok, Bogor, Bekasi, Banten maupun Pemprov Jawa Barat.

"Intinya adalah komunikasi, komunikasi dengan semua pihak. Kerjasama adalah kunci utamanya," pungkas calon Gubernur DKI Jakarta itu.

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Jajak Pendapat Yahoo!

Setujukah Anda jika Pekan Raya Jakarta kembali diselenggarakan di Monas?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat