Sewatama Terbitkan Obligasi dan Sukuk Ijarah Rp 1 Triliun

  • CEO McDonald Dikritik Anak 9 Tahun  

    CEO McDonald Dikritik Anak 9 Tahun  

    Tempo
    CEO McDonald Dikritik Anak 9 Tahun  

    TEMPO.CO, Jakarta--Restoran cepat saji McDonald, lagi-lagi mendapatkan kritik karena menyasar anak-anak sebagai pangsa pasarnya. Kritik bertubi-tubi itu berlangsung dalam pertemuan pemegang saham tahunan McDonald Kamis, 25 Mei 2013.

  • Ke Pasar, Gita Wirjawan Belanja Bawang

    Ke Pasar, Gita Wirjawan Belanja Bawang

    Tempo
    Ke Pasar, Gita Wirjawan Belanja Bawang

    TEMPO.CO, Semarang - Menteri Perdagangan Gita Wirjawan hari ini meresmikan Pasar Boja di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Di pasar yang baru selesai dipugar dengan dana Rp 4 miliar dari Kementerian Perdagangan itu, Gita menyempatkan diri berbelanja.

  • 2014, Datsun Bakal Bangkit Dari Kubur

    Plasadana

    PLASADANA.COM - Nissan Motor Co bakal meluncurkan strategi baru untuk merebut pasar Asia. Pabrikan asal Jepang itu bakal merilis merek yang sudah lama mati suri: Datsun. Dengan sub-merk kendaraan menengah ke bawah ini, Nissan bakal merebut pasar di India dan Indonesia. Menurut Kenichiro Yomura, Direktur Nissan Asia, mobil-mobil di bawah merek Datsun akan dipasarkan di 145 dealer di India, sebelum kemudian masuk Indonesia. Para 2014, beberapa model sedan buatan Datsun akan bersaing dengan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- PT Sumberdaya Sewatama (Sewatama), anak perusahaan dari PT ABM Investama Tbk (ABM) yang bergerak pada penyediaan jasa ketenagalistrikan terpadu  melakukan penawaran umum untuk menerbitkan surat utang perseroan sebanyak-banyaknya sebesar Rp 1 triliun.

Surat utang yang diterbitkan Perseroan tersebut dibagi kedalam jenis obligasi konvensional sebanyak-banyaknya 80 persen dengan tenor tiga dan lima tahun dan 20 persen merupakan sukuk ijarah dengan tenor lima tahun.

Penawaran umum ini diumumkan oleh Presiden Direktur Sewatama, Hasto Kristiyono usai pertemuan due diligence meeting dan public expose di Jakarta (24/10/2012) didampingi oleh penjamin pelaksana Emisi yaitu, PT Mandiri Sekuritas dan PT DBS Vickers Securities Indonesia.

Bermodal peringkat idA untuk korporasi, idA untuk Obligasi dan idA(sy) untuk Sukuk Ijarah dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo), Perseroan berencana memanfaatkan dana hasil penerbitan tersebut untuk pembayaran sebagian utang bank dan modal kerja. Dadang Suryanto, Director-Head of Investment Banking PT Mandiri Sekuritas mengatakan

“Perseroan memiliki rekam jejak kinerja yang sangat baik. Dalam periode 2007 hingga 2011 pendapatan perseroan bertumbuh pesat secara CAGR 23,9 persen dari Rp 427 miliar menjadi Rp 1 triliun. Per Juni 2012, perseroan sudah membukukan pendapatan sebesar Rp 591 miliar. Pertumbuhan tersebut diiringi juga oleh peningkatan marjin. Marjin laba kotor meningkat menjadi 38,6 persen dari sebelumnya 22 persen dan marjin laba operasi meningkat menjadi 28,1 persen,” kata Hasto.

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Yakinkah Anda, wanita-wanita yang terlibat dengan Ahmad Fathanah akan dikenakan sanksi hukum?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat