Perang Lawan Geng Motor

Siapa Jago Golkar di Jawa Timur? Tunggu Rakernas

TEMPO.CO, Surabaya - Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Jawa Timur, Martono, mengatakan bahwa siapa yang akan menjadi pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur akan ditentukan dalam Rapat Kerja Nasional Partai tersebut yang akan digelar akhir bulan ini.

"Tadi saya sampaikan ke Pak Karwo (Gubernur Jawa Timur) bahwa Golkar bisa mendukung dan bisa jalan sendiri," kata Martono seusai bertemu empat mata dengan Soekarwo di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Senin petang, 15 Oktober 2012.

Menurut Martono, pertemuan dengan Soekarwo dilakukan setelah pada Jumat, 12 Oktober 2012, Soekarwo memastikan akan kembali berduet dengan Saifullah Yusuf alias Gus Ipul pada pemilihan gubernur dan wakil gubernur 2013 mendatang.

Martono yang juga mantan ketua tim pemenangan Soekarwo – Gus Ipul pada pemilihan sebelumnya kerap lantang menyuarakan agar Soekarwo berpisah dengan Gus Ipul. "Saya tadi bertanya dan Pak Karwo memastikan 100 persen pasti dengan Gus Ipul," ujar Martono pula.

Nama Martono pun sering disebut sebagai salah seorang yang bakal mendampingi Soekarwo sebagai bakal calon wakil gubernur.

Dengan adanya kepastian tersebut, kata Martono, Partai Golkar akan mengkaji kembali apakah masih akan mendukung Soekarwo atau akan mengusung calon lain.

Martono mengaku bisa memahami alasan Soekarwo yang masih menginginkan berduet dengan Gus Ipul. Itu sebabnya Partai Golkar tidak lagi memaksakan untuk memisahkan Soekarwo dan Gus Ipul.

Soekarwo yang juga Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrat Jawa Timur mengatakan masih akan merangkul seluruh partai yang ada. "Saya sudah punya partai untuk maju. Sekarang tinggal bagaimana merangkul semua kekuatan supaya bersatu," ucapnya.

Deklarasi pasangan Soekarwo-Saifullah Yusuf atau yang biasa disebut duet Pakde Karwo dan Gus Ipul akan dilakukan secara resmi pada Pebruari 2013, bertepatan dengan dimulainya tahapan pelaksanaan pemilihan gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur.

FATKHURROHMAN TAUFIQ

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Yakinkah Anda, wanita-wanita yang terlibat dengan Ahmad Fathanah akan dikenakan sanksi hukum?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat