Oleh Natalie Wolchover | LiveScience.com
Pertarungan antara dua kucing besar, harimau dan singa, sudah terjadi lebih sering dari yang Anda bayangkan. Pada zaman Romawi, Colosseum sering mempertunjukkan pertarungan antara singa Afrika dan harimau Asia untuk menghibur penonton.
Beberapa pertarungan juga pernah diadakan di awal abad 20, dan pada beberapa kali di zaman modern pertarungan antarspesies yang tidak disengaja di kebun binatang berakhir dengan pemandangan berdarah — yang dipastikan akan membuat anak-anak trauma seumur hidup.
Tetapi, bagaimana sebenarnya hasil dari pertarungan antara singa dengan harimau?
Pernyataan tidak resmi dari catatan sejarah menunjukkan, harimau kebanyakan menang di pertarungan pada zaman Romawi kuno, dan di pertarungan pada zaman sekarang juga seperti itu, meski tidak selalu.
Singa dan harimau memiliki kelebihan masing-masing, dan "hasil dari sebuah pertarungan bergantung penuh pada individu hewan: pengalamannya, gaya bertarung dan fisiologi," kata Craig Saffoe, seorang ahli biologi di kebun binatang Smithsonian Zoo di Washington, D.C.
"Tetapi jika aku diminta bertaruh, aku akan bertaruh untuk harimau," kata Craig kepada Life's Little Mysteries.
Pertama, walaupun harimau jenis tertentu lebih besar dari singa mana pun, kedua spesies itu biasanya hampir sama besar. Meski ukurannya bervariasi, Craig mengatakan bahwa rata-rata singa jantan Afrika dewasa dan harimau jantan Bengal dewasa memiliki berat sekitar 400 sampai 420 pounds (180-190 kg).
Surai (bulu tengkuk) singa memberikan keuntungan fisik. Menurut Craig, baju zirah alami tersebut melindungi leher mereka. Singa jantan memang dirancang untuk bertarung. "Singa lebih bersifat sosial daripada harimau, jadi ketika beranjak dewasa, singa akan lebih banyak bermain ala pertarungan karena mereka berlatih untuk menjadi singa dominan, sementara harimau dapat melewati sepanjang hidupnya tanpa mengalami satu pertarungan pun," katanya.
Walaupun pengalaman bertarung akan membuat singa tua lebih tangguh, namun sifat sosial tersebut juga merupakan kelemahan terbesarnya ketika bertarung dengan harimau.
Menurut Lion Research Center di University of Minnesota, kumpulan dari tiga singa jantan biasanya bertarung sebagai kelompok ketika ada yang mengganggu wilayah mereka, sementara harimau selalu melakukannya sendiri. Perbedaan itu memengaruhi insting dari kedua spesies kucing besar tersebut.
"Apa yang saya lihat dari harimau adalah mereka lebih agresif, mereka langsung mengincar leher, mereka langsung berniat membunuh," kata Craig. "Sementara singa lebih seperti, 'Aku ingin memukulmu dan sedikit bermain denganmu.' Singa mungkin sempat sedikit bermain-main karena mereka memiliki singa lain yang menjaganya.”
“Sementara harimau tidak bisa seperti itu. Mungkin mereka dikondisikan melalui evolusi untuk tidak bergantung kepada pertolongan siapapun dan selalu ingin membunuh dengan cepat."
Kesadisan itulah yang memberikan harimau kelebihan.
Sebelum kita mengambil kesimpulan, ada baiknya kita memasukkan kucing besar lainnya ke dalam arena. Bagaimana peluang jaguar Amerika melawan singa atau harimau? Bagaimana dengan macan tutul atau cheetah?
Menurut Craig, peringkat dari para kucing besar adalah sebagai berikut: Di peringkat teratas ada harimau, singa, dan jaguar, dan setelah mereka dari yang paling atas adalah macan tutul, cougar, macan tutul salju, dan cheetah. "Pertarungan yang paling menarik mungkin antara harimau Bengal berukuran besar dengan jaguar jantan berukuran besar, karena kedua hewan tersebut memiliki temperamen, kecepatan, ukuran, dan kekuatan yang hampir sama," kata Craig.
Macan tutul adalah kuda hitamnya. "Jangan meremehkan macan tutul. Mereka kecil tetapi sangat kuat dan petarung yang ulung," kata Craig. "Siapa yang tahu, seekor macan tutul mungkin bisa berubah menjadi mesin pembunuh dan menumbangkan singa atau harimau."
Kenaikan BBM
- BBM Naik, Bank Indonesia Tak Akan Naikkan BI Rate LagiTRIBUNnews.com - 14 menit yang lalu
- Beda Pandangan PKS dan Menterinya Soal BBM Hanya StrategiTRIBUNnews.com - 58 menit yang lalu
- Lebay, Kepala Daerah Ikut Demo BBMTRIBUNnews.com - 1 jam 4 menit lalu
- Donnie Sibarani Berharap Harga BBM Tak Naik LagiTRIBUNnews.com - 1 jam 11 menit lalu
- Jelang Kenaikan Harga BBM, SPBU Fatmawati Tambah Shift PetugasTRIBUNnews.com - 1 jam 33 menit lalu
- Menjelang Harga Naik, Pertamina Klaim Stok BBM AmanTRIBUNnews.com - 1 jam 57 menit lalu
- Kejaksaan Incar Pejabat Penerima Pajak BBMTempo - 2 jam 1 menit lalu
- Harga BBM Naik Tarif Hotel Santika Indonesia TetapTRIBUNnews.com - 2 jam 3 menit lalu
- Kepolisian Akan Jaga SPBU Saat Harga BBM NaikTRIBUNnews.com - 2 jam 9 menit lalu
- Ada Band: BBM Naik, Sektor Lain Harus DipermudahKapanlagi - 2 jam 10 menit lalu
- Sektor Industri Tidak Perlu Insentif Terkait BBMAntara - 2 jam 11 menit lalu
- Jelang Kenaikan Harga BBM, Harga Buah NormalTempo - 2 jam 12 menit lalu
- Persediaan BBM di SPBU Malang HabisTempo - 2 jam 13 menit lalu
- Kepala Daerah Harus Antisipasi Gejolak Politik Kenaikan Harga BBMTRIBUNnews.com - 2 jam 13 menit lalu
- Harga BBM Naik, Dika Ada Band Pilih Beli Mobil BaruTRIBUNnews.com - 2 jam 32 menit lalu
- GMNI Semarang Buka Posko Penolakan BBMTempo - 2 jam 32 menit lalu
- Kalau Pendapatan dari BUMN Tinggi Harga BBM Subsidi Tak Perlu NaikTRIBUNnews.com - 2 jam 35 menit lalu
- Gamawan : Kepala Daerah Harus Dukung Kenaikan BBMTempo - 3 jam yang lalu
- Pertamina Banyuwangi Tunda Distribusi BBMTempo - 3 jam yang lalu
- Kenaikan BBM bikin DPP dan Majelis Syuro PKS pecah?Merdeka.com - 4 jam yang lalu
Berita Lainnya
- Ke Silicon Valley Lewat Aplikasi Jualan
- Rangkullah Anak-anak Mereka
- Peneliti Temukan Sistem Pelacak Canggih
- Empat Tewas, 15 Cedera Akibat Baku-Tembak di Mesir Selatan
- 25 Tips Cara Menggunakan Twitter Untuk usaha kecil
- Subhan Aksa Jadi Kuda Hitam di Yunani
- @Jpaine dan @Vlauria di Freeware @GruparaInc Sharing Session
- Jakarta Salah Satu Pengguna Twitter Terbesar …Antara videos
Pilihan Redaksi
1 - 4 dari 24
PEDOMAN KOMENTAR
Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.
Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.
Artikel Terpopuler
Artikel Pilihan
Hari Ini di Yahoo!
1 - 8 dari 46
Jajak Pendapat Yahoo!
Setujukah Anda jika Pekan Raya Jakarta kembali diselenggarakan di Monas?
Memuat...
Galeri Foto Pilihan
1 - 5 dari 40

