MERDEKA.COM, Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) hari ini menggelar sidang kode etik lanjutan terkait keterlambatan pengumuman verifikasi administrasi parpol calon peserta Pemilu 2014 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Sidang menghadirkan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Sigma sebagai pihak pengadu dan KPU sebagai pihak teradu. Ketua DKPP Jimly Asshiddiqie mengatakan ada lima poin pokok dalam sidang DKPP ini.
"Di antaranya, pelanggaran kode etik, mekanisme kerja antarlembaga, masalah internal, menyangkut hak konstitusional parpol yang tak lolos verifikasi dan harapan masyarakat luas terhadap KPU sebagai penyelenggara pemilu," kata Jimly saat membuka sidang kode etik di Kantor BPPT, Jakarta, Selasa (13/11).
Sidang kode etik kali ini berbeda dengan sebelumnya karena ikut menghadirkan pihak kesetjenan KPU.
"Dipanggil pihak sekretariat jenderal dan karyawan termasuk subjek hukum. Karena hal ini sudah mencuat beritanya dan keluar. Padahal masalah ini sebenarnya bisa diselesaikan dalam internal," kata Jimly.
Pantauan merdeka.com, pihak kesetjenan KPU yang hadir di antaranya Sekjen, Wasekjen, Biro Logistik, Biro Keuangan, Wakil Biro Hukum KPU.
Pada persidangan pertama Jumat (9/11), majelis sidang DKPP telah mendengarkan materi pengaduan yang disampaikan pihak pengadu. Agenda sidang ini adalah melanjutkan jawaban pembelaan teradu, Ketua dan Anggota KPU.
Diberitakan sebelumnya, pada sidang pertama teradu Ida Budhiati menyebutkan faktor-faktor yang menyebabkan keterlambatan pengumuman hasil verifikasi administrasi oleh KPU.
"Telah terjadi pembangkangan dan pembusukan di Sekretariat Jenderal KPU sehingga kinerja komisioner KPU tidak berjalan secara optimal. Sebai supporting system mereka tidak bekerja sebagaimana seharusnya," kata Ida Budhiati pada sidang perdana yang digelar di BPPT Jumat (9/11) lalu.
Kenaikan BBM
- Kenaikan Harga BBM Untungkan LorenaTRIBUNnews.com - 5 jam yang lalu
- Menkeu: Kenaikan Harga BBM Tunggu Administrasi SelesaiAntara - 6 jam yang lalu
- BBM Naik, Tarif Angkutan Naik 30-35 PersenTempo - 6 jam yang lalu
- Polisi Pelototi Pelat Nomor Kendaraan Pembeli BBM Tempo - 6 jam yang lalu
- Rizal Kagum Perjuangan Mahasiswa-Pemuda Tolak Kenaikan Harga BBMTRIBUNnews.com - 6 jam yang lalu
- Jelang Kenaikan Harga BBM, Pelni Tunggu PetunjukAntara - 6 jam yang lalu
- PMKS Layak Disubsidi Kenaikan BBMTRIBUNnews.com - 6 jam yang lalu
- Karen: Depot BBM Beroperasi 24 JamAntara - 6 jam yang lalu
- PKS: Kenaikan BBM Berdampak Sistemik Pada BuruhAntara - 7 jam yang lalu
- Polri Evaluasi Pengamanan Aksi Tolak Kenaikan BBMAntara - 7 jam yang lalu
- PKS Minta Pemerintah Atasi Dampak Kenaikan BBMAntara - 7 jam yang lalu
- Polisi Temukan 41 Kasus Penyelundupan BBMAntara - 7 jam yang lalu
- Kominfo: Sosialisasi Harga BBM Lewat SMS Tak Langgar UU ITETRIBUNnews.com - 8 jam yang lalu
- BEI: Kepastian Penaikan BBM Positif bagi IHSGAntara - 8 jam yang lalu
- Menkeu: Kenaikan Harga BBM Kurangi PenyelundupanAntara - 9 jam yang lalu
- PKS Bantah Pasang Spanduk Pro-Kenaikan BBMTempo - 9 jam yang lalu
- Kenaikan Harga BBM Paling Lambat Seminggu Lagi Tempo - 9 jam yang lalu
- Harga BBM Naik, Sorgum Alternatifnya Tempo - 9 jam yang lalu
- Sopir Taksi Dihantui Kenaikan Harga BBMTRIBUNnews.com - 9 jam yang lalu
- Demo Harga BBM Jatuh Korban, Tim Polri ke Ternate Tempo - 9 jam yang lalu
Berita Lainnya
- DKPP Sidangkan Komisioner KPU Bali Terkait Pilkada
- DKPP: 70 Anggota KPU-Bawaslu Langgar Kode Etik
- KPU Bali Nilai Permohonan Kubu Puspayoga-Sukrawan Kabur
- Kata Dewan Pers Soal Kode Etik Forum Pemred
- Gaji Kecil Bikin Jurnalis Tidak Jalankan Kode Etik
- KPU Arahkan Pemilih Pemula Cerdas Berdemokrasi
- Kapolda Pecat Empat Anggota Polresta yang Terlibat Pemerkosaan
- KPU Coret Dapil 5 Parpol Antara videos
- Mengawal Independensi Media Antara videos
Pilihan Redaksi
1 - 4 dari 24
PEDOMAN KOMENTAR
Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.
Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.
Artikel Terpopuler
Hari Ini di Yahoo!
1 - 8 dari 44
Artikel Pilihan
Lainnya Dari 
Jajak Pendapat Yahoo!
Setujukah Anda jika Pekan Raya Jakarta kembali diselenggarakan di Monas?
Memuat...


Yahoo! OMG