Simon Lolos ke Final Indonesia Open

TEMPO.CO, Jakarta -Pebulu tangkis nomor satu Indonesia, Simon Santoso berhasil mengamankan satu tempat di final Indonesia Open 2012 setelah mengalahkan pemain India, Kashyap Parupalli, 21-15 dan 21-12 dalam pertandingan semi final yang digelar hari ini di Istora Gelora Bung Karno. Pada partai final, Simon akan menghadapi pemenang antara Du Pengyu dari China atau Hu Yun dari Hong Kong.

Pada awal game pertama, pertandingan berlangsung ketat, kejar mengejar angka pun tak terelakkan. Kedua pemain terlihat saling serang dengan kombinasi reli panjang dan smash. »Pada awal game pertama, Kashyap lebih sabar, dia tidak terburu-buru. Saya justru yang terburu-buru,” kata Simon seusai pertandingan di Istora Senayan, Sabtu, 16 Juni 2012.

Namun, pada akhir game pertama Simon mulai bermain lebih sabar dan mengendalikan permainan. Kashyap pun terlihat kesulitan melayani permainan Simon. »Akhir-akhir game pertama saya lebih tenang dan agresif dan akhirnya bisa menang di game pertama,” katanya.

Pada awal game kedua, Kashyap langsung memimpin 2-5. Simon pun terlihat belum siap melayani seranga-serangan pemain India tersebut. Pemain yang bertengger di peringkat 26 dunia ini seringkali mengecoh Simon dengan smash dan penempatan bola yang gagal diantisipasi Simon. Lambat laun, Simon menyusul sehingga menyamakan kedudukan menjadi 6-6. Sejak menyamakan kedudukan, Simon kembali menemukan bentuk permainannya dan mulai mengendalikan permainan. Smash dan penempatan bola yang akurat menjadi senjata Simon.

Simon pun kemudian berbalik memimpin menjadi 12-9. Sejak tertinggal, pemain India yang mengalahkan Chen Long di perdelapan final ini jadi sering melakukan kesalahan sendiri. Simon pun langsung memimpin 17-12. Simon semakin tak terkejar, Kashyap gagal keluar dari permainan Simon. Sebuah smash Simon yang gagal dikembalikan pemain India tersebut berhasil menutup game kedua dengan 21-12.

Mengenai calon lawan di final, Simon mengaku baik Hu Yun maupun Du Pengyu memiliki kekuatan dan kelebihan. Menurut ia, Pengyu adalah tipe pemain yang ulet dengan ketahanan fisik yang baik. »Sedangkan Hu Yun memiliki serangan dan defend yang cukup bagus,” katanya.

Pemain berusia 26 tahun ini menyatakan harus memperbaiki penampilannya. »Saya masih suka terburu-buru dan suka emosi, ini harus saya perbaiki,” katanya.

ANANDA W. TERESIA

Berita terkait

Sony Dwi Kuncoro Tersingkir di Perempat Final 

Meiliana/Greysia Tembus Semi Final 

Tontowi/Lilyana Tantang Pasangan Cina 

Mantan Atlet Bulu Tangkis Desak PBSI Berbenah

Rudy Hartono: Keliru, PBSI Pakai Pelatih Asing 

Tim Thomas Korea dan Denmark Juarai Grup  

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.