Singapura-Kolombia Tegaskan Kembali Hubungan Bilateral

Singapura (ANTARA/Xinhua-0ANA) - Para pemimpin Singapura dan Kolombia telah menegaskan kembali hubungan persahabatan dan membahas cara-cara untuk meningkatkan kesadaran peluang guna meningkatkan kerja sama saling menguntungkan.

Hal itu terjadi saat kunjungan Presiden Kolombia Juan Manuel Santos Calderon, kata pernyataan pers Kementerian Luar Negeri Singapura Senin.

Presiden Santos, yang berada di Singapura dalam kunjungan kenegaraan, secara resmi disambut oleh Presiden Tony Tan Keng Yam pada upacara di Istana Negara pada Senin pagi.

Ia melakukan kunjungan kehormatan kepada Presiden Tan dan bertemu dengan Perdana Menteri Lee Hsien Loong.

Selama pertemuan, Presiden Santos menjelaskan kepada Presiden Tan dan Lee mengenai perkembangan di Amerika Latin dan Kolombia, dan negara lintasan lainnya, baik dari segi keamanan maupun pembangunan ekonomi.

Kemneterian luar negeri mengatakan, Presiden Tan dan Lee menyambut baik atas ketertarikan Kolombia terhadap kawasan Asia-Pasifik, dan mendorong hubungan yang lebih erat antara kedua wilayah.

Dalam kunjungan tersebut, memorandum kesepahaman (MOU) telah ditandatangani antara International Enterprise Singapore dan Perhimpunan Bisnis Nasional Kolombia (ANDI) mengenai pelanjutan kerja sama.

Sebelumnya pada hari itu, Perjanjian Jasa Udara bilateral juga ditandatangani antara Menteri Luar Negeri Kolombia Maria Angela Holguin Cuellar dan Pejabat Menteri Luar Negeri Singapura dan Menteri Transportasi Lui Tuck Yew, setelah mereka melakukan pertemuan bilateral.

Presiden Santos juga menghadiri penjelasan terpisah di Institut Pendidikan Teknik (College East) dan di Galeri Otoritas Pengembangan Kembali Perkotaan.

Presiden Santos dan delegasinya meninggalkan Singapura pada Selasa 8 Mei.(rr)


PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.