INIILAH.COM, Bandung - Suasana ruang sidang utama di Pengadilan Negeri (PN) Bandung diselimuti haru. Terdakwa Dedi Sugarda dan saksi korban Sistoyo berpelukan di ruang sidang tersebut.
Suasana tersebut terlihat ketika Sistoyo yang merupakan jaksa nonaktif ini menanggapi permintaan maaf dari Dedi Sugarda yang dibacakan anggota majelis hakim, Syahrul Machmud di ruang sidang, Jalan RE Martadinata, Kota Bandung, Selasa (24/7/2012).
Dalam tanggapanya, Sistoyo sudah memaafkan aksi terdakwa pada dirinya 29 Februari lalu. Saat itu Sistoyo yang juga menjadi terdakwa suap ini dibacok usai sidang tanggapan eksepsi. Akibatnya kening Sistoyo terluka tujuh jahitan.
Majelis Hakim Syahrul Machmud menanyakan kepada Dedi Sugarda apakah akan meminta maaf secara formal langsung kepada Sistoyo?. Dedi yang memakai kemeja krem langsung menghampiri Sistoyo yang duduk di depan Ketua Majelis Hakim Nur Aslam.
Dedi tampak membisikkan sesuatu kepada jaksa yang divonis Pengadilan Tipikor selama 6 tahun ini. Dia pun mencoba memeluknya. Sistoyo kemudian menyambutnya kembali dengan pelukan.
Keduannya tampak berkaca-kaca. Suasana haru pun terlihat di ruang tersebut. Ketua Majelis Hakim Nur Aslam kemudian berucap syukur. "Alhamdulilah," kata Nur Aslam. Kata tersebut diikuti oleh pengunjung sidang yang serentak berkata "Amiin."
Meski begitu, perkara ini tetap akan terus berjalan. Sistoyo yang sudah memberikan keterangan langsung digiring petugas. Saksi selanjutnya Leoni yang dihadirkan untuk memberikan kesaksian. [ito]
Penghargaan buat SBY
- Pemerintahan Yudhoyono Tak Bertujuan Menerima PenghargaanAntara - 12 menit yang lalu
- Komnas HAM: Toleransi Beragama Indonesia MemburukTempo - 12 jam yang lalu
- Anisa Wahid: Masa SBY, Intoleran Lebih Leluasa Tempo - 14 jam yang lalu
- Adnan Buyung: Dipo Alam Lancang!Tempo - 14 jam yang lalu
- Penegakan HAM Buruk, Politikus Salahkan PemerintahTempo - Kam, 23 Mei 2013
- Imam AS akan Berkunjung ke AuschwitzAntara - Rab, 22 Mei 2013
- Award untuk SBY bertolak belakang dengan laporan Deplu ASMerdeka.com - Sel, 21 Mei 2013
- Walubi: Perlakukan Islam Sama dengan Umat LainAntara - Jum, 17 Mei 2013
- Rusia Mau Belajar Hukum Islam dari Indonesia Tempo - Sel, 14 Mei 2013
- 'Harusnya SBY malu terima penghargaan perdamaian internasional'Merdeka.com - Rab, 8 Mei 2013
- Penyerangan Warga Ahmadiyah, Begini Kata MendagriTempo - Sel, 7 Mei 2013
- Kedubes AS Tolak Surat Protes ke SBY, Rohaniawan KecewaLiputan 6 - Sen, 6 Mei 2013
- Korban intoleransi beragama surati Obama soal award untuk SBYMerdeka.com - Sen, 6 Mei 2013
- Ulil: Pemerintah Tidak Tegas Urus AhmadiyahTempo - Sen, 6 Mei 2013
- Istri Gus Dur Minta Segel Masjid Ahmadiyah DibukaTempo - Min, 5 Mei 2013
- Istri Gus Dur: Solusi Ahmadiyah, cabut SKB 3 menteriMerdeka.com - Min, 5 Mei 2013
- Nyaleg, Edo Kondologit Tertular Spirit JokowiTempo - Min, 21 Apr 2013
- Pembangkang Vietnam Dilarang Bertemu Seorang Pejabat ASAntara - Sel, 16 Apr 2013
- Penghargaan Toleransi Beragama untuk SBY Keliru?Tempo - Jum, 12 Apr 2013
- Taufiq Kiemas Janji Bawa Kasus Gereja ke PresidenTempo - Sel, 9 Apr 2013
Pilihan Redaksi
1 - 4 dari 24
PEDOMAN KOMENTAR
Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.
Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.
Artikel Terpopuler
Hari Ini di Yahoo!
1 - 8 dari 37
Artikel Pilihan
Lainnya Dari 
POLL
Yakinkah Anda, wanita-wanita yang terlibat dengan Ahmad Fathanah akan dikenakan sanksi hukum?
Memuat...


Yahoo! OMG