Penghargaan buat SBY

Soal Idul Adha, Pemerintah Manado Minta Maaf

TEMPO.CO, Jakarta -Sekretaris Kota Manado Haefrey Sendoh mengakui kesalahan dalam batalnya Sholat Idul Adha di lapangan Sparta Tikala Kota Manado, Jumat, 26 Oktober kemarin.

Menghubungi Tempo, Sabtu 27 Oktober, Sendoh mengatakan adanya kesalahpahaman komunikasi dalam Pemerintah Kota Manado. Akhirnya lapangan yang memang biasanya digunakan umat muslim untuk shalat hari-hari besar telah berdiri tenda pelaksanaan Kegiatan Kebaktian Rohani (KKR).

"Memang harus diakui kalau ada missed komunikasi di Pemkot dan Panitia KKR. Ini dikarenakan tak adanya koordinasi yang baik dari panitia KKR dan pihak Bagian Umum Pemerintah Kota," kata Sendoh kepada Tempo.

Sendoh mengungkapkan, Pemerintah Kota Manado tetap mengijinkan pelaksanaan Sholat Idul Adha di lapangan Sparta Tikala dengan asumsi, Pemerintah Kota Manado akan membongkar panggung KKR yang telah dibangun tanpa sepengetahuan Pemerintah Kota.

"Tetapi oleh Ketua PHBI Sulut Ismail Moo, disebutkan jika tak usah membongkar panggung KKR tersebut karena justru akan menimbulkan konflik lain. Apalagi menurutnya, PHBI telah rapat dan memindahkan lokasi Sholat ke Masjid-masjid terdekat," Sendoh menjelaskan.

Sendoh meminta seluruh masyarakat Kota Manado tak menjadikan isu ini seolah Pemerintah Kota Manado tak mengijinkan pelaksanaan Shalat Idul Adha di lapangan Sparta Tikala. "Kami minta maaf sekaligus meminta agar masyarakat tetap menjaga kerukunan umat beragama. Kami Pemkot tak pernah sekalipun menolak ijin Sholat Idul Adha. Ini terjadi hanya karena miss komunikasi saja," kata Sendoh kembali.

ISA ANSHAR JUSUF

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Yakinkah Anda, wanita-wanita yang terlibat dengan Ahmad Fathanah akan dikenakan sanksi hukum?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat