TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pembahasan mengenai meningkatkan kesejahteraan Hakim masih tersendat, sebab, tim kecil dari pihak Komisi Yudisial (KY) belum dapat mengadakan pertemuan dengan Mahkamah Agung (MA).
"Kami belum bisa melakukan rapat bersama MA karena sekarang masih mengurusi tes wawancara terbuka Calon Hakim Agung," ujar Ketua KY, Eman Suparman di Gedung KY, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Senin (30/4/2012).
Eman menjelaskan, MA dan para hakim muda di daerah juga sudah mendesak pihaknya, mempertanyakan kapan akan ada pertemuan dan kejelasan mengenai hasil rapat tim kecil terkait tunjangan dan gaji hakim.
"Kemarin Ketua MA Hatta Ali menanyakan kapan akan digelar rapat dan hakim daerah juga beberapa kali menanyakan hasilnya," terang Eman Suparman.
Mengenai ancaman Hakim yang akan melakukan mogok sidang apabila tidak ada hasil mengenai tunjangan kesejahteraan mereka, Eman Suparman meminta para hakim untuk bersabar dan tidak melakukan mogok sidang.
"Saya sudah minta ke pak Hatta (Ketua MA) untuk meyakinkan adik-adik hakim muda jangan sampai mogok. Tidak enak lah dan ini juga bukan kelalaian kami tapi memang karena bentrok dengan agenda tes wawancara terbuka ini," papar Eman Suparman.
Eman melanjutkan, untuk rapat tim kecil dengan pihak terkait mengenai tunjangan dan gaji hakim baru dapat dilakukan sampai usai tes wawancara terbuka.
"Nanti tanggal 7 sampai 10 Mei kami akan lakukan rapat secara marathon," terang Eman Suparman.
Penghargaan buat SBY
- Presiden Dijadwalkan Lakukan Kunjungan Kenegaraan ke SwediaAntara - 23 jam yang lalu
- Pemerintahan Yudhoyono Tak Bertujuan Menerima PenghargaanAntara - Jum, 24 Mei 2013
- Komnas HAM: Toleransi Beragama Indonesia MemburukTempo - Jum, 24 Mei 2013
- Anisa Wahid: Masa SBY, Intoleran Lebih Leluasa Tempo - Jum, 24 Mei 2013
- Adnan Buyung: Dipo Alam Lancang!Tempo - Jum, 24 Mei 2013
- Penegakan HAM Buruk, Politikus Salahkan PemerintahTempo - Kam, 23 Mei 2013
- Imam AS akan Berkunjung ke AuschwitzAntara - Rab, 22 Mei 2013
- Award untuk SBY bertolak belakang dengan laporan Deplu ASMerdeka.com - Sel, 21 Mei 2013
- Walubi: Perlakukan Islam Sama dengan Umat LainAntara - Jum, 17 Mei 2013
- Rusia Mau Belajar Hukum Islam dari Indonesia Tempo - Sel, 14 Mei 2013
- 'Harusnya SBY malu terima penghargaan perdamaian internasional'Merdeka.com - Rab, 8 Mei 2013
- Penyerangan Warga Ahmadiyah, Begini Kata MendagriTempo - Sel, 7 Mei 2013
- Kedubes AS Tolak Surat Protes ke SBY, Rohaniawan KecewaLiputan 6 - Sen, 6 Mei 2013
- Korban intoleransi beragama surati Obama soal award untuk SBYMerdeka.com - Sen, 6 Mei 2013
- Ulil: Pemerintah Tidak Tegas Urus AhmadiyahTempo - Sen, 6 Mei 2013
- Istri Gus Dur Minta Segel Masjid Ahmadiyah DibukaTempo - Min, 5 Mei 2013
- Istri Gus Dur: Solusi Ahmadiyah, cabut SKB 3 menteriMerdeka.com - Min, 5 Mei 2013
- Nyaleg, Edo Kondologit Tertular Spirit JokowiTempo - Min, 21 Apr 2013
- Pembangkang Vietnam Dilarang Bertemu Seorang Pejabat ASAntara - Sel, 16 Apr 2013
- Penghargaan Toleransi Beragama untuk SBY Keliru?Tempo - Jum, 12 Apr 2013
Berita Lainnya
- Ketua MA Akan 'Jewer' Hakim Selingkuh
- Komisi Yudisial Laporkan Hakim Korup ke KPK
- KY Kesulitan Lacak Vonis Bebas Misbakhun
- KY Miliki Rekaman OC Kaligis Hina Hakim Agama
- Seleksi Hakim Tipikor Kembali Dibuka
- Keluarga Terdakwa Kasus Chevron Laporkan Hakim ke KY
- Isteri-Isteri Terdakwa Kasus Bioremediasi Mengadu ke KY
- KY Tunjuk Majelis Mkh Sidangkan Hakim Asusila
- MA: Pengaduan Via SMS Cukup Efektif
- KY Kaji Laporkan OC Kaligis ke Polisi
- VIDEO: Sepeninggal Uje, Kondisi Pipik Mulai Menurun
- Komjak Curigai Dakwaan Jaksa Palsu
- KY Diminta Tuntaskan Dugaan Suap PK Misbakhun
- Wagub Minta Dishub Tertibkan PKL Bahu Jalan
Pilihan Redaksi
1 - 4 dari 24
PEDOMAN KOMENTAR
Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.
Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.
Artikel Terpopuler
Hari Ini di Yahoo!
1 - 8 dari 37
Artikel Pilihan
Lainnya Dari 
POLL
Yakinkah Anda, wanita-wanita yang terlibat dengan Ahmad Fathanah akan dikenakan sanksi hukum?
Memuat...


Yahoo! OMG