MERDEKA.COM. Ayah Annisa, Azward berharap pihak kepolisian menghukum berat sopir yang menjadi pelaku dugaan penculikan kepada anaknya. Akibat ulah si sopir yang tak mau menghentikan angkotnya, Annisa kemudian nekat loncat karena takut diculik.
"Harapannya kalau benar mau niat jahat dengan menculik, mohon dihukum seberat-beratnya," kata Azward kepada merdeka.com, Minggu (10/2).
Setelah kasus ini dilaporkan, polisi langsung memburu sopir angkutan KWKU 10 jurusan Sunter-Muara Angke tersebut. Tidak membutuhkan waktu lama, pelaku akhirnya ditangkap.
"Pelakunya sudah ditangkap dan ditahan di Polres Jakarta Utara," ujarnya.
Kejadian yang dialami Annisa itu terjadi pada Rabu (6/2) lalu. Saat itu, mahasiswi Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia semester IV akan pergi ke rumah tantenya yang berada di wilayah Pademangan Timur, Jakarta Utara. Annisa waktu itu naik angkutan KWKU 10 jurusan Sunter-Muara Angke. Ia naik mobil angkutan itu seorang diri.
Karena takut diculik, Annisa kemudian nekat loncat dari mobil. Akibatnya, kepalanya mengalami luka parah. Annisa sempat dirawat beberapa hari dan akhirnya meninggal dunia.
Jenazah Annisa hari ini rencananya langsung diterbangkan ke kampung halamannya Bukit Tinggi, Padang.
Sumber: Merdeka.com


Yahoo! OMG