Jakarta (ANTARA) - Soegeng Sarjadi School of Government (SSSG) memprediksi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta akan berlangsung dua putaran.
"Ada yang menarik dari hasil survei, di mana pada putaran kedua yang akan bertarung adalah pasangan Fauzi Bowo dan Nachrowi Ramli dan Joko Widodo- Basuki Tjahaja," ujar Direktur Eksekutif SSSG Fadjroel Rahman di Jakarta, Jumat.
Dari hasil survei tersebut, pasangan Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli meraih tempat teratas dengan 26,6 persen. Kemudian diikuti Joko Widodo-Basuki Tjahaja 25,5 persen.
"Pasangan Hidayat Nurwahid-Didik J Rachbini 5,7 persen, Faisal Basri-Biem Benyamin 4,8 persen, Alex Noerdin-Nono Sampono 1,6 persen dan Hendarji Supanji-Riza Patria 0,2 persen.
Sedangkan 23,3 persen lainnya mengatakan belum memutuskan dan 9,1 persen lagi mengaku golput.
Survei tersebut melibatkan 440 responden, dengan tingkat kepercayaan 95 persen, dan tingkat kesalahan 4,8 persen. Survei tersebut dilakukan dalam kurun waktu 25 Juni hingga 5 Juli.
"Survei tersebut juga menyebutkan bahwa mayoritas publik mengenal calon melalui media televisi. Jadi warga Jakarta nampaknya enggan berpanas-panasan," jelas dia.
Persoalan yang menjadi topik utama yang dilihat oleh calon pemilih, lanjut dia, adalah persoalan korupsi. Sedangkan mengenai popularitas parpol juga mengalami pergeseran.
Dosen Filsafat Universitas Indonesia Dhoni Gharal Adian mengatakan bahwa popularitas kandidat tidak berbanding lurus dengan popularitas parpol.
"Misalnya saja Demokrat yang popularitasnya sedang turun. Tampaknya tidak berpengaruh pada popularitas pasangan Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli yang diusungnya namun tetap mendapat tempat teratas," jelas Dhoni.
Untuk putaran kedua, lanjut Dhoni, para kandidat harus mewaspadai beberapa hal seperti figur, citra partai dan mesin politik yang berjalan.
Dhoni melihat saat ini, figur yang kuat adalah Joko Widodo atau yang akrab disapa dengan Jokowi. Sedangkan partai yang mesin politiknya bekerja dengan baik adalah PDI Perjuangan dan PKS.
"Tapi PKS harus diwaspadai juga, karena dalam tubuh PKS sendiri terdapat dua faksi yakni faksi keadilan dan kesejahteraan," terang Dhoni.
Pilkada DKI Jakarta akan dilangsungkan 11 Juli. Pilkada tersebut diikuti enam pasangan calon yakni Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli, Alex Noerdin- Nono Sampono, Jokowi-Basuki Tjahaja, Hidayat Nurwahid-Didik J Rachbini , Faisal Basri-Biem Benyamin dan Herdarji Supanji-Riza Patria. (tp)



Yahoo! OMG