Stok Kedelai di Kupang Tersisa Dua Pekan  

  • Harga Emas Turun Jelang Pertemuan Fed

    Antara

    Chicago (ANTARA/Xinhua) - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir turun pada Senin (Selasa pagi WIB), menjelang pertemuan Federal Reserve yang dijadwalkan pekan ini. Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Agustus, turun 4,5 dolar AS, atau 0,32 persen, menjadi menetap di 1.383,1 dolar AS per ounce. Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) dijadwalkan akan mengakhiri pertemuan dua harinya pada Rabu, dan Ketua Federal Reserve Ben Bernanke akan mengadakan konferensi …

  • Harga BBM Naik, Transaksi Berjalan Membaik  

    Harga BBM Naik, Transaksi Berjalan Membaik  

    Tempo
    Harga BBM Naik, Transaksi Berjalan Membaik  

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Keuangan Muhammad Chatib Basri yakin neraca transaksi berjalan pada kuartal kedua akan membaik jika kebijakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dilakukan pada pekan ini. "Saya optimistis setelah ini (kenaikan harga BBM) neraca transaksi berjalan akan membaik," kata Chatib di Kantor Wakil Presiden, Selasa, 18 Juni 2013. …

  • BBM Jadi Naik, IHSG Melesat

    Plasadana

    PLASADANA.COM - Berakhirnya polemik Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2013 menjadi berkah bagi pelaku pasar di Bursa Efek Indonesia. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan menguat setelah investor mendapat kepastian mengenai kenaikan harga bahan bakar dan proyeksi inflasi.Pada pembukaan perdagangan Selasa 18 Juni 2013, IHSG dibuka menguat 0,95 persen ke level 4.821,916. Pada pukul 09.27, IHSG terus menanjak hingga 4.845 dan kemungkinan akan terus menguat. …

TEMPO.CO, Kupang - Persediaan kedelai sebagai bahan bahan tahu dan tempe di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, tinggal 23,9 ton. Jumlah itu hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan selama tiga belas hari ke depan. Rata-rata kebutuhan kedelai di daerah tersebut mencapai 184,55 ton per bulan.

"Stok kedelai di Kupang sudah mulai menipis untuk memenuhi kebutuhan pengusaha tahu tempe di daerah ini," kata Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan Nusa Tenggara Timur, Kirenius Tallo, di Kupang, Jumat, 27 Juli 2012.

Pemerintah daerah sedang berkoordinasi dengan para distributor bahan kebutuhan pokok di Kota Kupang agar bisa mendatangkan komoditas ini lebih banyak lagi. Targetnya, stok harus cukup untuk memenuhi kebutuhan minimal tiga bulan ke depan.

Persoalannya, hampir 80 persen kebutuhan kedelai di Nusa Tenggara Timur dipenuhi dari luar. Tapi, para pengusaha tahu tempe di Kota Kupang diminta untuk tetap beroperasi melayani kebutuhan masyarakat. "Manfaatkan stok yang ada sambil menunggu pasokan tambahan," katanya.

Pengusaha tahu tempe di Kupang mulai menaikkan harga jual karena harga kedelai mulai mahal. "Kami terpaksa menaikkan harga jual produk karena harga bahan baku sangat mahal," kata Sigit, produsen tahu tempe setempat.

Saat ini tahu dijual dengan harga Rp 30 ribu per papan yang berisi 103 potong, dari harga sebelumnya Rp 27 ribu per papan. Sedangkan tempe sebelumnya dijual dengan harga Rp 6.000 per lempeng sepanjang 50 sentimeter dan lebar 10 sentimer menjadi harga Rp 8.000.

YOHANES SEO

Berita Terpopuler:

Angelina Minta Sesuatu kepada Brotoseno

Gudang Mebel Jokowi Ludes Terbakar

Ruhut: Jika Saya Deni, Saya Nggak Minta Maaf

Orientasi Murid Baru SMA Don Bosco Makan Korban

Ketika Terbakar, Gudang Jokowi Tak Dijaga

Begini ''Curhat'' Perempuan Korea Utara

Jepang Permalukan Spanyol

Robert Pattinson Tinggalkan Kristen Stewart

Ini Sebab Layanan Twitter Terhenti Tadi Malam

Kim Jong Un Ternyata Menikah Sejak 2009

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Artikel Bisnis Terpopuler

Jajak Pendapat Yahoo!

Setujukah Anda jika Pekan Raya Jakarta kembali diselenggarakan di Monas?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat