Suara Serak Saat Kampanye Hidayat Mengaku Masih Fit

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Calon Gubernur DKI Jakarta, Hidayat Nur Wahid kembali berkampanye di wilayah Jakarta Timur yang dipusatkan di GOR Balai Rakyat, Matraman, Jumat (6/7/2012).

Hidayat datang ke tempat tersebut bersama rombongan tim sukses dan istrinya Diana Abbas Thalib sekitar pukul 11.00 WIB. Namun tidak seperti biasanya, suara mantan Ketua MPR itu terdengar berbeda. Suaranya serak dan parau seperti dalam kondisi tidak sehat.

Hidayat mengaku memiliki jadwal yang padat. Sebelum ke lokasi kampanye tersebut, Hidayat masih menjadi saksi pernikahan dan akan menjadi khatib Salat Jumat.

GOR tersebut dipenuhi ratusan ibu-ibu. Dalam orasinya, Hidayat kembali menyampaikan program untuk perempuan.

"Hidayat sayang kaum ibu. Yang menyampaikan program untuk kaum perempuan dalam sidang paripurna DPRD hanyalah nomor 4," kata Calon Gubernur nomor urut 4 itu dengan suara parau.

Mantan Presiden PKS itu juga mengaku akan menghormati kaum lansia. Hal itu ditunjukkan dengan program kartu khusus bagi lansia agar mereka nyaman dalam beraktivitas.

"Harus dihormati kaum lansia agar Jakarta menjadi barokah," imbuhnya.

Seusai berorasi, Hidayat membantah bila suaranya yang parau menandakan ia dalam kondisi tidak sehat.

"Oh enggak, ya beginilah kalau sudah kampanye, kita berteriak-teriak. Saya tetap fit kok," imbuh Hidayat.

Ia pun menantang wartawan yang mewawancarainya untuk lomba lari. "Saya lomba lari dengan anda pun saya yakin saya menang. Tapi karena saya lebih banyak teriak daripada anda ya itulah kondisinya. Tapi semoga saja ini hanya serak-serak basah ya masih enak untuk dinikmati," ujarnya.

Berita Terkait: Pemilihan Gubernur DKI
  • Hari Ini Jokowi Naik Ojek dan Sambangi Pembuangan…
  • Jadwal Kampanye Hendardji Soepanji-Riza Patria
  • Pendukung Hendardji Soepandji Diintimidasi Wakil Lurah
  • HIdayat Nur Wahid Akan Solat Jumat di Pangeran Jayakarta
  • Jadwal Kampanye Alex Noerdin-Nono Sampono
  • Hendardji Minta Saksinya Tak Takut Diintimidasi
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Apakah Anda percaya pengerjaan proyek MRT yang sudah resmi dimulai akan berjalan tepat waktu sesuai rencana?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat