Sumut Genjot Produksi Kakao

  • Emas Naik karena Aksi "Short Covering"

    Antara

    Chicago (ANTARA/Xinhua) - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange naik pada Senin (Selasa pagi WIB) karena aksi "short-covering" (pembelian kembali emas yang telah dijual), menghentikan penurunan tujuh sesi berturut-turut. Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Juni, naik 19,4 dolar AS, atau 1,42 persen, menjadi menetap di 1.384,1 dolar AS per ounce. Penurunan di pasar saham AS dan dolar yang bergerak melemah berkontribusi pada kenaikan emas pada Senin, kata para

  • Hari Ini, SBY Lantik Chatib Jadi Menteri Keuangan  

    Hari Ini, SBY Lantik Chatib Jadi Menteri Keuangan  

    Tempo
    Hari Ini, SBY Lantik Chatib Jadi Menteri Keuangan  

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dijadwalkan melantik Chatib Basri menjadi menteri keuangan di Istana Negara, Jakarta, Selasa, 21 Mei 2013. Berdasarkan agenda resmi SBY, pelantikan rencananya dimulai pukul 11.00 WIB.

  • Dahlan Iskan Semangati 10 Ribu Guru di Bogor  

    Dahlan Iskan Semangati 10 Ribu Guru di Bogor  

    Tempo
    Dahlan Iskan Semangati 10 Ribu Guru di Bogor  

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan menyatakan apresiasinya terhadap pengajar di Indonesia.

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Dinas Perkebunan Sumatera Utara tengah menggenjot produksi kakao (cokelat) dengan melakukan optimasi lahan.

Kepala Dinas Perkebunan Sumut, Aspan Sofian mengatakan, saat ini ada program bantuan benih kultur jaringan untuk lahan seluas 100 hektare di Tapanuli Selatan (Tapsel). Ia mengatakan, pengembangan kakao di Tapsel tersebut akan menggunakan dana Rp 800 juta yang bersumber dari APBN. Namun, dana itu akan langsung ditangani pusat.

"Tahun ini ada sekitar 100 hektare pengembangan lahan kakao yang kita bantu di Tapsel. Dananya bersumber dari pusat langsung ke petani. Selain pemberian benih, kami akan memberikan sosialisasi kepada petani untuk pengembangan dan pengendalian hama penyakit," ujar Aspan Sofian, Selasa (24/4/2012).

Menurut Aspan, di tengah harga kakao yang berfluktuatif, produksi kakao terutama di tiga kawasan sentral utama yakni Deliserdang, Batubara dan Asahan tetap membaik. Dinas Perkebunan juga tengah melakukan intensifikasi seluas 80 hektare di masing-masing kabupaten.

Ia mengatakan, selain meningkatkan produktivitas kakao, intensifikasi diharapkan mampu mendongkrak daya beli di tingkat industri. Pasalnya, fluktuasi harga kakao di Sumut dipengaruhi cuaca yang kurang mendukung.

"Kami berharap intensifikasi bisa berdampak positif baik dalam hal produksi dan daya jual petani. Namun, masalah harga yang sedang turun selain produksinya sedang seret akibat cuaca buruk yang berakibat bunga kakao banyak rontok. Selain itu, produksi turun namun permintaan tinggi yang membuat banyak kakao ditampung pedagang karena biaya keluar tinggi," ungkapnya.

Kakao asal Sumut diekspor ke Malaysia dan Amerika Serikat. Pada dasarnya, permintaan pasar tetap bagus. Terbukti dari luas lahan kakao Sumut 92.932,53 hektare tetap mampu memproduksi 66.476, 17 ton per tahun (data 2010).

Pertumbuhannya juga masih stabil dan tidak terjadi fluktuatif, di mana per tahun terjadi peningkatan target perluasan lahan seluas 20 persen per tahun.

"Kakao saat ini memang sedang naik daun. Tetapi ketimbang sawit pertumbuhan luas dan produksinya masih kalah di sektor tersebut. Kami mencatat per tahun pertumbuhan luas dan produksinya naik 20 persen atau turun 20 persen. Jadi begitu-begitu saja," ujarnya.

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Yakinkah Anda, wanita-wanita yang terlibat dengan Ahmad Fathanah akan dikenakan sanksi hukum?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat