Surat Kabar China Peringatkan AS Picu Ketegangan Asia

Beijing (AFP/ANTARA) – Surat kabar pemerintah China yang berpengaruh pada Rabu memperingatkan bahwa Washington memicu masalah antara China dan beberapa negara tetangganya, saat Menteri Luar Negeri Amerika Serikat mengadakan pertemuan dengan para pemimpin di Beijing.


Komentar dalam edisi luar negeri People's Daily muncul bertepatan dengan kunjungan resmi Hillary Clinton ke China, saat Amerika Serikat berusaha membuat kemajuan dalam sengketa teritorial yang terjadi di seluruh wilayah tersebut.


“Menabur perselisihan antar negara tetangga China tidak akan menguntungkan Amerika Serikat,” ujar surat kabar tersebut, yang dipandang sebagai juru bicara partai Komunis yang berkuasa di China.


“China dan beberapa negara tetangganya telah memperoleh keuntungan dari dukungan perintah damai China di wilayah Asia Pasifik. Amerika tidak dapat disalahkan karena merasa cemburu dan menyesuaikan kembali kebijakan mereka di Asia-Pasifik,” ungkap surat kabar tersebut.


“Jika kebijakan luar negeri Amerika merusak kepentingan inti China, itu hanya dapat menyebabkan China membalas dengan kuat. Amerika Serikat tidak perlu terkejut karena hal itu.”


Pemerintahan Presiden Barack Obama telah meningkatkan hubungan militer dengan Asia Tenggara, menambahkan kecurigaan China bahwa Amerika Serikat berusaha menahan China dan membatasi mereka untuk meningkatkan pengaruhnya di Asia.


Namun, dua kekuatan global itu membuat konsiliasi pada Rabu, dengan Clinton menekankan “dasar yang kuat dan solid” untuk hubungan mereka selama pertemuannya dengan Presiden China Hu Jintao. (ai/pt)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.