Penghargaan buat SBY

Survey IDM: Citra Polri Masih Positif

TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA--Masyarakat masih menilai positif kinerja Polisi selama ini. Baik itu peran polisi sebagai penegak hukum, sebagai pengayom masyarakat dan menjalankan perannya sebagai pelindung masyarakat dengan baik.

Hal itu terungkap dalam survei kinerja Polri yang dilakukan The Institute of Indonesia Development Monitoring. Survey ini sendiri dilakukan pada tanggal 29 Agustus 9 Oktober lalu.

Survey dilakukan oleh 2000 sample. Akan tetapi yang berhasil dianalisa hanya 1984 sample. Responden terpilih diwawancarai lewat tatap muka dengan mengisi quisioner oleh pewawancara yang telah dilatih.

Dengan jumlah sample sebanyak 2000 maka toleransi kesalahan (margin of error) sebesar lebih kurang 2.5 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Dan populasi survei ini adalah seluruh warganegara Indonesia yang tinggal di perkotaan dan pedesaan di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia , yang punya hak pilih dalam pemilihan kepala daerah, yakni mereka yang sudah berumur 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan.

Direktur Eksekutive Direktur Data dan Survey Munathsir Mustaman ,S.H Fahmi Hafe, Kamis (18/10/2012) menyampaikan terungkap, sebanyak 78,6 persen responden mempersepsikan peran polisi sebagai penegak hukum telah dijalankan dengan baik. Dan hanya 23,4 persen responden saja mempersepsikan hal sebaliknya.

Selain itu, terekam juga dalam survei tersebut bahwa responden yang mempersepsi dan memberikan opini polisi telah menjalankan perannya sebagai pengayom masyarakat sebanyak 79,6 persen. Sedangkan 20,4 persen menilai polisi tidak menjadi pengayom yang baik.

"Juga terungkap, sebanyak 70,8 persen responden mempersepsi peran polisi sebagai pelindung masyarakat telah dilaksanakan dengan baik. Dan sebesar 29,2 persen, menilai polisi tidak menjalankan perannya sebagai pelindung masyarakat dengan baik," ulasnya, Jakarta, Kamis (18/10/2012).

Dikatakan,  survey rata rata 80 persen menemukan masyarakat puas dengan tindakan pertama dan cepat polisi dalam membantu masyarakat seperti bencana alam, bencana kebakaran, pemebrantasan narkoba.

Bahkan, tegas dia, berdasarkan data survei, didapatkan fakta bahwa mayoritas responden, yaitu sebesar 88 persen mempersepsikan bahwa polisi telah memberikan teladan taat hukum yang baik. 12 persen sisanya sebaliknya.

"Sebanyak 83,1 persen opini masyarakat merasa puas terhadap pembinaan dan pendisiplinan oleh Polri jika didapati anggotanya melanggar hukum dan aturan serta jika masyarakat melaporkan tentang polisi yang melanggar aturan pada kepolisian. Sedangkan 16,9 persen masyarakat tidak puas dengan Polri terhadap pembinaan dan pendisplinan yang dilakukan Polri," Muntasir menyebutkan.

Dari temuan survey juga terungkap, 73,2 persen masyarakat menginginkan Polisi lebih berperan aktif dalam memberantas korupsi yang makin meraja lela.

"Semua data diatas memperlihatkan bahwa mayoritas responden penelitian ini mempersepsikan,polisi masih perlu perbaikan menjalankan semua tugas dan peran yang diembannya agar dapat memberikan pelayan yang baik dan profesional," pesan Muntasir.

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Yakinkah Anda, wanita-wanita yang terlibat dengan Ahmad Fathanah akan dikenakan sanksi hukum?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat