Berburu Harta Luthfi

Tahun Ini, 2.000 Mobil Listrik Elvina Dipasarkan

  • Dua Jurus Chatib Basri Meredam Inflasi

    Dua Jurus Chatib Basri Meredam Inflasi

    Tempo
    Dua Jurus Chatib Basri Meredam Inflasi

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Keuangan Muhammad Chatib Basri menyiapkan dua langkah untuk meredam inflasi. Langkah ini diambil menyusul rencana pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak bersubsidi.

  • Emas Jatuh Jelang Kesaksian Bernanke di Kongres

    Antara

    Chicago (ANTARA/Xinhua) - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange jatuh pada Selasa (Rabu pagi WIB), karena investor tetap berhati-hati menjelang kesaksian Ketua Federal Reserve Ben Bernanke tentang prospek ekonomi AS di Kongres pada Rabu. Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Juni turun 6,5 dolar AS, atau 0,47 persen, menjadi menetap di 1.377,6 dolar AS per ounce. Bernanke pada Rabu akan memberikan keterangan tentang prospek ekonomi AS, sementara Komite Pasar

  • Ini Dia Tiga Bank Barteran Transaksi DBS-Danamon

    Plasadana

    PLASADANA.COM – Asas resiprokal dari otoritas moneter Singapura merupakan harga mati yang diberikan Bank Indonesia, sebelum akuisisi 40 persen saham Bank Danamon disetujui. Untuk siapa asas resiprokal itu?Seperti dilansir Reuters,  Bank Indonesia menetapkan syarat agar pemerintah Singapura memberikan perlakuan yang sama bagi bank Indonesia yang ekspansi ke negara tersebut (asas resiprokal). Asas resiprokal itu harus diberikan pada tiga bank pemerintah: PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Bank Negara

TEMPO.CO, Jakarta - Pencipta mobil listrik Dasep Ahmadi--melalui PT Sarimas Ahmadi Pratama--akan mulai memasarkan mobil listrik berjenis city car pada pertengahan tahun ini.

"Kami mau mendaftarkan ini ke Kementerian Perindustrian. Kami ingin mengikuti prosedur yang berlaku untuk pengembangan mobil listrik," kata Direktur Utama PT Sarimas Ahmadi Pratama, Dasep Ahmadi, di Kementerian Perindustrian, Rabu, 9 Januari 2013.

Dasep mengatakan perusahaanya akan memproduksi sebanyak 1.000-2.000 unit mobil listrik tahun ini. Mobil listrik keluaran Sarimas dinamakan Elvina, yang merupakan singkatan dari electric vehicle Indonesia. Mobil ini akan dijual dengan harga di bawah Rp 200 juta.

Elvina akan diproduksi di tiga pabrik milik Sarimas yang terletak di Depok, Bogor, dan Bekasi. Jarak tempuh Elvina diperkirakan sejauh Jakarta-Bogor-Jakarta, dengan waktu berfungsi kira-kira tiga jam. Jenis mobil ini harus di-charge pada listrik dengan kekuatan minimal 3.000 watt. Baterai mobil listrik jenis ini bisa di-charge pada kisaran 3-5 jam, tergantung kebutuhan.

Dalam pengembangan mobil listrik, Dasep mengakui kesulitan utamanya adalah pengembangan komponen baterai, karena masih harus mengimpor. "Semoga bisa kami lokal-kan. Kalau pasarnya sudah besar, akan datang sendiri," katanya. Baterai mobil listrik, kata Dasep, diimpor dari Amerika Serikat, Cina, Jepang, dan Korea Selatan.

Dasep mengakui bahwa pasar mobil listrik di Indonesia tidak akan melebihi 1 persen. Tapi, efisiensi energi dan konsep ramah lingkungan yang ditawarkan jenis mobil ini membuat mobil listrik layak masuk pasar. "Mobil listrik kan segmennya memang second car. Jadi, untuk jarak, misalnya, Bogor-Jakarta, bolak balik tiap hari itu pakai kendaraan listrik sangat hemat sekali. Jadi, layaklah masuk pasar," katanya.

Direktur Jenderal Industri Unggulan Berbasis Teknologi Tinggi Kementerian Perindustrian, Budi Darmadi, menyambut baik munculnya banyak produsen mobil listrik. Menurut dia, pemerintah akan memberikan dukungan dari segi regulasi. "Kami akan membantu dari segi kebijakan. Kami mempersilakan siapa pun yang ingin mengembangkan mobil listrik," katanya.

Selain dengan Kemenperin, Budi mengatakan produsen mobil listrik bisa bekerja sama dengan PLN untuk penyediaan listrik, termasuk untuk pembangunan infrastruktur pengisian listrik.

ANANDA TERESIA

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Artikel Bisnis Terpopuler

POLL

Yakinkah Anda, wanita-wanita yang terlibat dengan Ahmad Fathanah akan dikenakan sanksi hukum?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat