Taipei (AFP/ANTARA) - Taiwan mengatakan pada Kamis, bahwa mereka akan memberikan Gambia tiga kapal patroli yang para pejabat katakan akan membantu meningkatkan kemampuan sekutu Afrika untuk memberantas penyulundupan maritim.
Tiga kapal patroli kecil itu, masing-masing dipersenjatai dengan senapan mesin ringan, akan dikirim ke Gambia sebelum akhir tahun ini, kata kepala Departemen Hubungan Afrika dari kementerian luar negeri, Hsu Mien-sheng, kepada wartawan.
Kemampuan antisipasi penyelundupan Gambia telah rusak setelah satu dari empat kapal patroli tipe Seagull buatan Taiwan itu rusak parah.
Presiden Gambia, Yahya Jammeh berkunjung ke Taiwan selama lima hari sejak Selasa. Negara kecil sebelah barat Afrika itu adalah salah satu dari hanya 23 negara yang secara resmi mengakui Taipei atas Beijing.
Taipei dan Beijing sebelumnya telah menuduh satu sama lain menggunakan paket keuangan yang disumbangkan untuk memastikan loyalitas pemerintah atau membujuk mereka untuk beralih kesetiaan, terutama negara-negara di Afrika, Amerika Latin, dan Pasifik.
Namun, hubungan kedua negara membaik sejak Ma Ying-jeou dari partai yang berpihak dengan China, Kuomintang, mulai menjabat pada 2008 dan bersumpah untuk mempertahankan "gencatan senjata diplomatik" dengan Beijing. Ma terpilih kembali untuk masa jabatan empat tahun kedua yang jabatan terakhirnya jatuh pada Januari. (jk/ik)


Yahoo! OMG