Penghargaan buat SBY

Taiwan Tuduh Jepang Duduki Pulau di Laut China Timur

Taipei (AFP/ANTARA) - Taiwan menuduh Jepang "diam-diam menempati" pulau yang disengketakan di Laut China Timur yang berada di tengah-tengah sengketa wilayah antara Tokyo, Beijing dan Taipei.


Langkah itu muncul ketika Jepang, yang mengontrol pulau-pulau, mendeportasi kelompok aktivis pro-China yang berlayar ke salah satu dari pulau mereka, dan bisa menjadi tanda bahwa Taipei akan mengambil sikap yang lebih kuat terhadap masalah ini, media Taiwan mengatakan.


Pada Rabu, beberapa aktivis menjadi yang pertama non-Jepang yang menginjakkan kaki di setiap bagian dari kepulaun sejak 2004, penanaman China dan bendera Taiwan di sana.


"Hal ini sesuai dengan klaim teritorial pemerintah kami bahwa bendera nasional Republik China (nama resmi Taiwan) berada di pulau-pulau Diaoyu, yang diam-diam ditempati Jepang," kata kementerian luar negeri dalam sebuah pernyataan pada Jumat malam.


Pulau-pulau yang dikenal sebagai Diaoyu di China dan Taiwan dan Senkaku di Jepang.


Ini adalah pertama kalinya Taiwan menggambarkan Jepang "diam-diam melakukan pendudukan".


Kelompok aktivis, dari Komite Aksi untuk Mempertahankan Kepulauan Diaoyu (Action Committee for Defending the Diaoyu Islands), mengatakan perjalanannya itu ditujukan untuk melawan rencana oleh sekelompok anggota parlemen Jepang untuk mengunjungi kepulauan itu pada akhir pekan ini.


Sekelompok aktivis Taiwan berharap untuk bergabung dengan perjalanan, harus membatalkan rencana mereka setelah gagal untuk menyewa kapal.


Jepang, seperti kebanyakan negara, secara resmi mengakui Beijing ketimbang Taipei tetapi mempertahankan hubungan perdagangan yang erat dan hubungan budaya dengan Taiwan, yang merupakan koloni antara 1895 dan 1945. (yg/mp)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Yakinkah Anda, wanita-wanita yang terlibat dengan Ahmad Fathanah akan dikenakan sanksi hukum?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat