Liputan6.com, Jakarta: Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto menegaskan, dari 200 orang anggota geng bermotor yang terjaring razia di Tangerang Selatan, Banten, Selasa (17/4) dini hari, sama sekali tak ada oknum aparat. Semuanya murni masyarakat sipil. "Tidak ada keterlibatan anggota (aparat) di dalamnya," ucap Rikwanto saat ditemui di Mapolda Metro Jaya, Jakarta.
Terkait kepemilikan senjata tajam yang dibawa kelompok ini, Rikwanto mengatakan senjata tersebut digunakan untuk berjaga-jaga dari aksi kekerasan geng motor lain yang selama ini meresahkan warga Jakarta. "Mereka mengaku senjata itu untuk berjaga-jaga saja. Belum tahu milik siapa. Yang jelas mereka semua masih menjalani pemeriksaan di Polres Tangerang," tegas Rikwanto.
Seperti diberitakan, patroli gabungan kepolisian dengan POM TNI di beberapa titik di wilayah Jakarta dan sekitarnya berbuah hasil dengan menangkap sekitar 200 orang. Gerombolan motor tersebut terjaring karena membawa senjata tajam di kawasan Pondok Aren, Tangerang Selatan.(ALI/ADO)

