Jelajahi Yahoo! Bersama Teman-Teman Anda

Jelajahi berita, video, dan banyak lagi berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman Anda. Publikasikan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh.

Pertama-tama,

AKTIVITAS TEMAN DI YAHOO!

    Talak Marzuki dari DPR, Bak Menggantang Asap

    INILAH.COM, Jakarta - Isu pembubaran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dimunculkan Ketua DPR Marzuki Alie terus menuai kontroversi. Salah satunya desakan agar dirinya mundur dari Ketua DPR.

    Politikus Partai Golkar Bambang Soesatyo menegaskan pihaknya akan melakukan penggalangan mosi tidak percaya kepada Ketua DPR Marzuki Alie. "Kami melakukan penggalangan mosi tidak percaya lintas fraksi," katanya.

    Bambang mengaku malu dan menyesalkan pernyataan Ketua DPR Marzuki Alie tentang pembubaran KPK. "Kita malu dengan pernyataan Marzuki Alie," aku Bambang.

    Gagasan mosi tidak percaya terhadap Marzuki Alie bukan kali ini saja terjadi. Saat awal menjadi Ketua DPR, Oktober 2009, Marzuki juga diancam anggotanya sendiri. Saat itu, politikus PDI Perjuangan Maruarar Sirait kecewa dengan kepemimpinan Marzuki Alie karena tidak membacakan usulan angket kasus bailout Bank Century dalam rapat paripurna.

    Kekecewaan terhadap Marzuki Alie juga mencuat saat sidang paripurna DPR tentang pengambilan keputusan kesimpulan panitia angket Bank Century pada 3 Maret 2010. Marzuki dinilai berpihak saat memimpin sidang. Dampaknya, sidang berakhir ricuh dan berujung deadlock.

    Masih terkait Century, Marzuki juga dikecam anggota DPR karena dokumen hasil kerja Pansus Angket Century belum dikirim ke eksekutif termasuk lembaga penegak hukum. Lagi-lagi, Marzuki mendapat ancaman mosi tidak percaya.

    Bagaimana sebenarnya mekanisme pergantian Ketua DPR? Sama halnya pemilihan Ketua DPR, pergantian posisi tersebut diserahkan kepada partai pemenang pemilu. Dalam konteks Marzuki Alie, yang bisa menurunkan Marzuki dari kursinya tak lain adalah Partai Demokrat.

    Namun sebenarnya ada celah untuk melengserkan Marzuki Alie yakni melalui mekanisme Badan Kehormatan DPR. Jika Marzuki Alie terbukti melanggar kode etik parlemen, bisa saja Marzuki mendapat sanksi mulai pemecatan anggota DPR, hingga larangan memimpin alat kelengkapan DPR.

    Bisakah Marzuki dijerat melanggar kode etik DPR? Jelas ini menimbulkan polemik. Dalam konteks wacana pembubaran KPK tidak ada kode etik yang dilanggar Marzuki Alie. Toh, yang disampaikan Marzuki sebatas wacana, ada yang setuju begitu juga sebaliknya.

    Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan menegaskan tidak ada mekanisme mosi tidak percaya di DPR. "Kalau mosi tidak percaya, tidak mengenal hal itu dalam tata tertib DPR," katanya kepada wartawan di gedung DPR, Jakarta, Selasa (2/8/2011).

    Sementara, politikus PDI Perjuangan Gayus Lumbuun mengaku mosi tidak percaya terhadap Marzuki Alie belum menjadi agenda fraksinya. "Kita akan klarifikasi terlebih dahulu," katanya.

    Ide menggusur Marzuki Alie memang ibarat menggantang asap. Sulit untuk direalisasikan. Karena urusan pencopotan diserahkan ke internal partainya. Di Partai Demokrat, Marzuki Alie menjadi Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat. Hal yang mustahil dengan posisinya saat ini bakal ditendang dari kursi Ketua DPR. [mdr]

    PEDOMAN KOMENTAR

    Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


    Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


    Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

     

    59 komentar

    • Eling  •  9 bulan yang lalu
      Percuma di ganti sama saja,mendingan DPR di sweeping aja....
    • hasianna  •  9 bulan yang lalu
      walahhhhhhhhhhh..........................
      Sakit Perut gw liat para elit2 politik ne kalau ngomong..
    • Arief  •  9 bulan yang lalu
      Hahahaha si Bang... Sat.... mang oon seperti tampangnya... mamana ngarti aturan dia....kacung nya ical hanya bisa disuruh2...
    • Lukman Rasyid  •  9 bulan yang lalu
      sama saja...yang digagas.. hal..yng tdk mungkin dilaksanakan...lagian golkar dan pd .. sepupu koalisi...
    • Tommy  •  9 bulan yang lalu
      Marzuki Alie manusia gk mutu kok @#$% ya jd Ketua DPR ? Jd anggota DPR aja da aneh menurut g.
    • Dobleh  •  9 bulan yang lalu
      AAUU......AAAAUUUUUU........UUUUASUUUU TENAN
    • Kang Oni  •  9 bulan yang lalu
      ANGGOTANYA AJA TIDAK PERCAYA, APA LAGI MASYARAKATnya ???
      CAPEK DECH MEMBICARAKAN ANGGOTA DEWAN PERWAKILAN RAKYAT YANG TERHORMAT, SAKTI SEMUA
      Suka
      Adu
      Komen
      Tidak
      I.............????????????????????????????????????????
    • Hizbullah kasa  •  9 bulan yang lalu
      ala semuanya pembual, ada yang salah ngomong langsung dibuat kesempatan
      untuk saling menjatuhkan, tujuannya tak lain yaitu 2014, kita sebagai rakyat
      harus cerdas menilai jangan lagi tertipu.
    • Syamsuddin  •  9 bulan yang lalu
      Bambang itu dari dulu selalu mau jadi pahlawan kesiangan, katanya dia tau masalah aturan di dewan tapi masih melakukan tindakan yang kuran produktip alias cari cari muka.
    • Sisu  •  9 bulan yang lalu
      setuju ma si juki bubarin aja kpk,masa koruptor mau d brantas korupsi itu kan budaya kita sayang kalo di brantas.indonesia tidak akan maju kalo gak ada korupsi,mana mau jadi presiden gaji 60 juta buat kampanye aja trilyunan beri mereka ksmptn balik modal,korupsi yesss kpk no.
    • e pri gan dani  •  9 bulan yang lalu
      ck ck ck ck
    • Tri Harsono  •  9 bulan yang lalu
      Benar, Marzuki Ali ngak mungkin diganti atau dilengserkan partainya dia kan alat untuk mengeser isue . Partainya, DPR dan Lembaga mana pun ngak bisa ....Bagaimana Mahasiswa !!! Ayo kalian turun dan turunkan Marzuki Ali pendukung koruptor, kecipratan kali atau emang partainya SARANG KORUPTOR .Jangan 2x dia juga bagian dari koruptornya .
    • Nasrul  •  9 bulan yang lalu
      @#$%.Wr.Wb.
      He5x........lagi2 anggota dewan kita yang sangat terhormat bikin dagelan untuk membodohi rakyat tentang politik.Wahai wakil2 kamiyang sangat terhormat,berilah kami ini pendidikan politik yang positif!Kalau mau berkomentar paparkanlah persoalan yang terjadi secara utuh sehingga kami juga bisa mengunyah ngunyah persoalan tersebut sebelum di telan.Apanya yang salah dari pernyataan sdr.Marzuki ali kalau dilihat dari seluruh pernyataannya?Bukankah semua rakyat berharap bahwa KPK setengah dewa agar bisa menyelesaikan persoalan korupsi yang telah sangat menyensarakan rakyat,tetapi ternyata punya komisioner spt Candra Hamzah dan Bibit Candra dan Ade Raharja yang telah mencoba mau menggadaikan kredibilitasnya?Akibat kekecewaan inilah maka keluar pernyataan sdr.Marzuki Ali.Saya sangat kecewa mendengar tanggapan orang2 yang asal ngomong spt orang stress.spt.Bambang ini,apa iya bisa mosi tdk percaya yang akan anda galang @#$% menurunkan ketua DPR?anda mengerti tak yang anda bicarakan?Sangat memalukan!Sdr.Fadjrul mhn anda dengar kembali komentar2 anda selama ini!Anda jg spt orang Stress!berkomenter asal sj.Belajar lagilah yang benar baru tampil lagi!Sdr.Abdullah he ha he ha,komentar anda semalam sangatlah dangkal dari ukura seorang penasehat KPK,ketua komite etik dan calon pimpinan KPK.semoga Pansel dan DPR berhati hati betul menilai anda,karena ternyata ukuran intelectual anda masih rendah untuk menjadi pimpinan KPK.Sekali kepada seluruh komentator politik,kami rakyat menghimbau,berilah kami pelajaran politik yang positif melalui komentar komentar anda sekalian.Dan Partai Golkar perlu mengamati sdr.Bambang ini agar suaranya tdk Anjlok 2014 nanti,karena sdr.Bambang ini banyak sekali berkomentar yang sangat dangkal dan asal ngomong,mungkin perlu di trainingkan dulu atau jangan berkomentar didepan publik spi berakhir masa tugasnya!ok.Wass.
    • Made  •  9 bulan yang lalu
      PAK BAMBANG MAU MELAKUKAN PENGGALANGAN MOSI TIDAK PERCAYA THD PERNYATAAN MARZUKI ALI, WADUUUUH HEBAT2 BANGET NIH PAK BAMBANG, TRUS PAK BAMBANG MAU JADI APA? TUJUANNYA APA? UNTUNGNYA APA? HASILNYA APA? BUAT RAKYAT ATAU BUAT DIRI SENDIRI?
    • Ivandrago  •  9 bulan yang lalu
      kasihan pa' SBY uda mati matian bentuk partai demokrat , uda mati matian membersihkan partainya dari kotoran kadernya malah tidak dihiraukan. sabar pa!!!!!!!!!!!!!
    • Mas hadi Prayogo  •  9 bulan yang lalu
      Mengharapkan Marzuki Alie menjadi pimpinan DPR yang baik, bak menggantang asap. Saya lebih percaya omongan Buyung Nasution dan Syafei Maarif
    • Ivandrago  •  9 bulan yang lalu
      yang bodoh itu anggota DPR yang pilih marzuki alie jadi ketua DPR,kalo sdh begini jangan salahkan kalo ketuanya asbun(asal bunyi) , mau jadi apa negeri ini???????????
    • Tommy  •  9 bulan yang lalu
      Bambang Soesatyo banyak omong lo, ketua umum lo tu suruh mundur, lapindo dimakan sama dia.
    • Cuplis  •  9 bulan yang lalu
      Adakah orang yang baik, jujur, ikhlas mengabdi rakyat dan cerdas mau menjadi politisi..??
    • Jammengwisata Dunia  •  9 bulan yang lalu
      Sebaiknya Ketua DPR di ganti, atas persetujuan Partainya, klu Partainya tidak mau, supaya rakyat bisa menentukan bubarkan kelompok yang betul2 membingunkan rakyat,menyensarakan rakyat, klu terbukti sarang KORUPTOR .........jadi bukan KPK yang di bubarkan......!