Berburu Harta Luthfi

Tambah Kekuatan, PSSI Terus Lobi klub ISL

INILAH.COM, Jakarta - PSSI terus menambah kekuatan Timnas U-22 jelang Babak Kualifikasi Grup E Piala Asia, di Pekanbaru, Riau, 5-12 Juli 2012 mendatang.

Menurut penanggung jawab Timnas Bernhard Linmbong, untk memoles skuad timnas yang ada sekarang, pihaknya telah memanggil lima orang pemain Liga Super Indonesia (ISL).

"Ada lima orang, mudah-mudahan datang semua. Tapi kalau tidak pun, kalau mau jujur pemain yang ada sudah cukup mumpuni sih, tapi supaya afdol kita pilih yang terbaik," ujar Limbong di kantor PSSI, Selasa (19/6/2012).

Menurutnya, di pemusatan latihan (TC) Timnas di Yogyakarta telah terkumpul 23 pemain dari Liga Primer Indonesia (IPL) yang dilatih oleh Kepala Pelatih Aji Santoso. Mereka juga telah melakukan beberapa kali uji coba. Namun dalam uji coba terakhir melawan Persibangga Purbalingga, Minggu (17/6/2012) lalu tim tersebut terlihat masih kurang tajam.

Undangan untuk para pemain ISL itu, lanjut Limbong, telah dikirim berulang kali. Hasilnya PSSI mendapat respon positif dari Persipura Jayapura dan Sriwijaya FC.

"Insya Allah akan kita bergabung. Mungkin hari Kamis, tapi paling telat hari Minggu gabung ke Yogya. Sebenarnya mereka tidak gabung dari awal juga tidak apa-apa," katanya.

Menurut Limbong, PSSI terus mendekati lima pemain ISL tersebut. Selain itu, PSSI juga tengah melobi pemilik klub Liga Belgia CS Vise, pengusaha Nirwan Bakrie, untuk mengizinkan pemainnya Syamsir Alam bergabung dengan Timnas.

"Soal Syamsir Alam dari CS Vise, PSSI secara resmi akan mengirim surat ke klub, saya tentu saja secara lanssung akan beritahu ke Pak Nirwan sebagai pemilik klub. tidak perlu ada diktomi lagi," kata Limbong.

"Jadi, saya kira komunikasi harus intens, saling menghormati tentu, kita akan berkirim surat kita ajukan dan kemudian ke beliau sebagai pemilik klub," katanya.[yob]

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.