Chittagong (AFP/ANTARA) – Lebih dari 50 orang tewas dalam tanah longsor di tenggara Bangladesh, setelah hujan turun selama tiga hari yang menyebabkan banjir bandang dan terputusnya jalur transportasi.
Pasukan tentara telah dikerahkan untuk membantu upaya penyelamatan dan pencarian di kawasan bukit Chittagong, kata kepala administrator daerah tersebut, Sirajul Haq Khan, yang memperingatkan bahwa jumlah korban dapat saja meningkat.
Menurut Khan, sedikitnya 26 orang tewas dalam serangkaian tanah longsor dan banjir bandang di sekitar pelabuhan Chittagong dan distrik Cox’s Bazar.
Sedangkan di distrik tetangga Bandarban, 25 mayat telah ditemukan dari beberapa situs longsor, kata kepala kepolisian setempat Saiful Ahmed.
“Satu keluarga telah kehilangan 12 anggota,” kata Ahmed kepada AFP, dengan menambahkan bahwa operasi penyelamatan tertunda karena hujan lebat.
Pelabuhan Chittagong diguyur hujan 40 cm (16 inci) dalam waktu 12 jam pada Selasa.
Penerbangan masuk dan keluar Bandara Internasional Shah Amanat di Chittagong telah ditangguhkan sejak Selasa sore.
Jalur k ereta antara Chittagong dan wilayah lainnya di negara itu juga terputus, setelah sebuah jembatan rel ambruk karena banjir.
Dalam beberapa tahun terakhir, musim hujan telah menyebabkan sejumlah bencana longsor mematikan di Chittagong, yang merupakan rumah bagi lima juta orang, menewaskan ratusan orang dan mendorong pemerintah untuk memperketat aturan tentang di mana pembangunan dapat berlangsung. (ai/pt)

