Kenaikan BBM

Tanpa Bantuan PSSI, SSB ISA Bakal Tampil di Korsel

 

INILAH.COM, Jakarta - Tim Sekolah Sepak Bola (SSB) Imran Soccer Academy, (ISA) akan kembali bertanding di level internasional. Di Korea Selatan, mereka akan tampil di MBC Busan 2012.

Belum lama ini, ISA berhasil menjadi juara Kanga Cup 2012 yang diselenggarakan di Australia. Meski demikian, di ajang MBC Busan 2012, tidak mudah bagi mereka untuk mengulang prestasi serupa. Bukan tanpa alasan, karena mereka tergabung di Grup B yang disebut sebagai grup neraka. Menurut rencana, MBC Busan 2012 akan digelar 26-30 Juli 2012.

"Meski sama-sama bertajuk turnamen internasional,  menurut kami MBC Busan akan lebih berat dibandingkan Kanga Cup di Australia kemarin. Anak-anak harus bekerja lebih keras lagi agar bisa jadi juara," ujar Zuchli Imram Putra, manajer tim sekaligus pemilik ISA, Rabu (25/7/2012) di kantor PSSI.

MBC Busan 2012 akan diikuti 11 tim yang dibagi dalam tiga grup. ISA berada satu grup dengan Namhae (Korea Selatan), SSB dari Brasil dan SSB Osaka (Jepang). Grup A dihuni Korea Selection, Taiwan, Spanyol dan Kazakhstan. Grup C diisi oleh Timor Leste, Nagoya (Jepang) dan Madagaskar.

Di laga perdana, ISA akan menantang SSB dari Brasil, Jumat (27/7/2012) dilanjutkan dengan Osaka dan diakhiri dengan tim tuan rumah, Namhae.

"Kami berada dalam grup maut. Laga perdana kami harus bertemu wakil Brasil. Tapi, kami harus tetap semangat dan optimis dapat melewati semua rintangan itu dan pulang ke tanah air membawa tropi juara. Amin," Zuchli melanjutkan.

Lebih lanjut Zuhli mengharapkan doa dari seluruh masyarakat Indonesia, agar ISA dapat kembali mengharumkan nama Bangsa.

"Sebelum bertolak ke Korea, kami akan berziarah ke Taman Makan Pahlawan (TMP) Kalibata. Kemudian, meminta restu pengurus PSSI di Senayan, Jakarta," kata Zuchli.

Sama seperti saat menjuarai Kanga Cup 2012, kali ini ISA kembali berkompetisi dengan biaya sendiri tanpa dukungan dari PSSI. “Masih tetap swadaya. Sumbangan para orang tua pemain,” ia mengakhiri.[yob]

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.