Berburu Harta Luthfi

Taruna Merah Putih Dukung Megawati Jadi Capres 2014

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum Taruna Merah Putih Maruarar Sirait menyatakan, semua kader Taruna Merah Putih mendukung Megawati Soekarnoputri menjadi calon presiden dalam Pemilu 2014.

"Dukungan Taruna Merah Putih merupakan aspirasi dari seluruh kader, yang menginginkan Megawati sebagai calon presiden," ujar politisi muda PDIP yang biasa disapa Ara, dalam sambutannya pada acara Konsolidasi SDM untuk Ideologi, di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Selasa (26/6/2012).

Meski saat ini belum ada keputusan dari partai mengenai pencalonan presiden, lanjutnya, Taruna Merah Putih menyatakan sikap untuk mendukung Megawati Soekarnoputri sebagai calon presiden dalam Pemilu 2014.

"Kami tidak melawan keputusan partai, tapi kami punya hak untuk menyampaikan aspirasi kami, dan kami akan memperjuangkan aspirasi kami," imbuh Ara.

Posisi PDIP dari survei yang dilakukan oleh internal partai, ungkapnya, saat ini berada di posisi kedua, dan semakin mepet dengan posisi pertama.

"Kami berada di posisi dua, semakin dekat jaraknya dengan nomor satu. Lebih baik kita jujur dan objektif, kita nomor dua tahun 2012, tapi saya yakin 2014 kita nomor satu," papar Ara. (*)

BACA JUGA

  • Fraksi PD Bantah Balik Badan dari SBY Soal RUUK DIY
  • ICW: Partai Politik Besar Cenderung Korupsi
  • Wa Ode Berharap Hakim Kabulkan Keberatannya
  • Demokrat Tegur Ruhut Sitompul
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Yakinkah Anda, wanita-wanita yang terlibat dengan Ahmad Fathanah akan dikenakan sanksi hukum?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat