Penghargaan buat SBY

Tegur Pengendara, Wajah Polantas Malah Dipukul Batu

Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Rahmad Wiguna

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Nasib nahas dialami Aipda Elkana, anggota Satuan Lalu Lintas Polres Deliserdang saat menjalankan tugas di Simpangtiga, Lubukpakam, Deliserdang, Selasa (26/6/2012).  Tak diduga, seorang pengendara sepeda motor yang tak senang ditegur langsung menyerang bintara tinggi itu secara brutal.

Serangan itu membuat Elkana terkapar bersimbah darah akibat luka di pelipis matanya. Sejumlah saksi meyakini pelaku memukul wajah korban dengan batu, meski tak ada yang berani memastikannya.

"Pokoknya dipukul pakai benda keras, kayaknya batu," ujar Suprinono, penarik ojek yang mangkal di Simpangtiga.

Informasi yang dihimpun Serambinews.com (grup Tribunnews.com) menyebutkan insiden itu terjadi saat Aipda Elkana mengatur arus lalu lintas di seputaran lapangan Simpangtiga yang sedang menggelar acara zikir akbar. Karena mellihat seorang pengendara sepeda motor yang tak mengenakan helm
tengah di depan traffic light, Elkana berinisitaif menegurnya.

Tapi teguran lisan itu membuat sang pengendara berang dan balik memarahi Elkana. Tak diduga, pelaku yang sudah diselimuti emosi langsung menyerang Elkana hingga berujung pemukulan dengan benda keras. Serangan itu membuat korban terkapar, sedangkan pelaku langsung melarikan diri.

Kapolres Deliserdang AKBP Wawan Munawar tidak terlalu bersedia merinci kronologi penyerangan itu. Ketika dikonfirmasi, ia hanya mengatakan korban sempat menjalani perawatan di RSUD Deliserdang akibat luka koyak di pelipis mata. Ada dugaan pelaku penyerangan itu merupakan oknum aparat, dan secepatnya pihak kepolisian akan membuat pengaduan ke Subdenpom I/1-3 Lubukpakam.

Regional Populer
  • Bus dan Tronton Melaju di Jalan, Tiba-tiba ada…
  • Hari Ini KH Noer Muhammad Iskandar akan Somasi…
  • Oknum Perangkat Desa Cabuli Istri Orang
  • Suami Istri Berpisah Selamanya di Gerbang Cadas Pangeran
  • Permintaan Staf Khusus Presiden Ditolak Bupati Cianjur
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Yakinkah Anda, wanita-wanita yang terlibat dengan Ahmad Fathanah akan dikenakan sanksi hukum?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat