Kabut Asap

Teknologi Apple 'Siri' Kini Hadir di Mobil

Teknologi Siri, yang selama ini diaplikasikan pada 'ponsel pintar' Apple iPhone 4s, akan segera dihadirkan di dunia otomotif. Baru-baru ini beberapa produsen otomotif dunia, yakni Toyota, Honda dan General Motors (GM), mengumumkan tentang kepastian penggunaan fitur Siri pada beberapa produk mereka.

Ketiga perusahaan itu, melalui juru bicara masing-masing, menegaskan rencana tersebut pada Automotive News awal pekan ini. Sebelumnya, para eksekutif Apple mengumumkan di Worldwide Developers Conference di San Francisco, bahwa lima produsen mobil, yaitu Chrysler, Mercedes-Benz, Audi, BMW, dan Jaguar/Land Rover, sepakat menggunakan Siri ke dalam sistem hiburan mereka.

Dengan adanya layanan Siri, memungkinkan pengemudi melakukan panggilan, mendikte pesan teks, mencari arah dan menggunakan fungsi Siri lainnya dengan cara menghubungkan iPhone mereka ke kabel USB di dalam mobil. Kemudahan pengoperasian Siri melalui tombol pada roda kemudi, membuat para pengemudi dapat langsung melakukan perintah ke telepon mereka tanpa harus menyentuhnya (hands-free).

Selanjutnya, fitur 'Eyes Free' akan membantu pengemudi menggunakan iPhone sambil menjaga mata mereka tetap fokus mengemudi. Fitur itu memungkinkan pemilik iPhone mengatur fungsi Siri tanpa harus menyalakan iPhone. Fitur itu akan dirilis ke dalam peranti lunak mobil terbaru Apple iOS pada musim gugur ini.

Wakil Presiden Senior Apple untuk perangkat lunak iOS, Scott Forstall, dalam pidato utama pada konferensi tersebut, menyatakan bahwa sejumlah produsen mobil telah berkomitmen untuk memberikan fitur Siri Eyes Free dalam 12 bulan ke depan. (kpl/bun)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Jajak Pendapat Yahoo!

Setujukah Anda jika Pekan Raya Jakarta kembali diselenggarakan di Monas?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat